Kamis, 1 Desember 22

May Day, Aksi Buruh Membakar Karangan Bunga di Balai Kota untuk Ahok-Djarot

Ratusan buruh yang menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati hari buruh (May Day) di depan kantor balai kota DKI Jakarta (1/5/2017). Kemudian, masa aksi buruh membakar karangan bunga di Balai Kota, yang diberikan masyarakat untuk Gubernur DKI Jakarta dan Wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Aksi itu mereka lakukan saat pimpinan aksi yang ada di mobil komando berorasi dan memerintahkan masa aksi untuk membakar karangan bunga tersebut, karena menganggap ucapan yang ada di karangan bunga itu sebagai ucapan-ucapan yang tidak jelas.

“Kita bersihkan ibu kota, kita bersihkan balai kota dari ucapan-ucapan yang gak jelas ini,” ujar salah satu orator yang berada di atas mobil komando didepan kantor balai kota DKI Jakarta,

Di lokasi tersebut, terdapat mobil komando bertuliskan Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) DKI Jakarta.

“Kalau 3 hari balai kota belum bersih dari bunga-bunganya, kita akan datang untuk bersihkan” ujar orator tersebut.

Setelah itu api mulai padam dan Satpol PP bergegas untuk membersihkan sampah-sampah hasil pembakaran karangan bunga tersebut. Selain itu, Pemadam kebakaran ikut menyiram tumpukan karangan bunga untuk memastikan apinya benar-benar mati.

Karangan bunga yang dibakar oleh para buruh tersebut, karangan bunga yang berada di tempat pejalan kaki depan balai kota DKI Jakarta.

Rombongan pengunjuk rasa juga berusaha melakukan aksi dan orasi di depan istana negara. Tapi aparat keamanan tak mengijinkan, sehingga mereka berkumpul di Patung Kuda.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait