Rabu, 29 Juni 22

Masjid Al Mustofa Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor yang Berusia Lebih Dari 700 Tahun

Masjid Al Mustofa, merupakan salah satu masjid tertua di Kota Bogor. Masjid ini berusia lebih dari 700 tahun, terletak di wilayah Kampung Bantarjati Kaum, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor,

Dari keterangan yang dihimpun oleh indeksberita.com, masjid Al Mustofa dibangun oleh dua orang yang bernama Tubagus H Mustofa Bakri yang berasal dan Banten, dan Raden Dita Manggala yang berasal dari Cirebon.

Masjid itu dibangun pada 8 Februari 1307 Masehi atau 2 Ramadan 728 Hijriah, itulah mengapa dikatakan bahwa masjid ini berumur lebih dari 700 tahun. Dan dahulu, nama lokasi masjid tersebut berada dikenal dengan sebutan Kampung Baru. Konon, Kampung baru ini yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Kota Bogor.

Arsitektural masjid Al Mustofa ini, merupakan perpaduan antara unsur Cirebon dan Banten, sesuai dengan asal para pendirinya. Makam sang pendiri, Raden Dita Manggala yang memiliki garis keturunan dari Sunan Gunung Jati, Cirebon, dan dua makam keturunan KH Tubagus Mustofa Bakri, terletak tak jauh dari lokasi Masjid (sekitar 200 meter). Sedangkan makam KH Tubagus Mustofa Bakri sendiri berada di Makkah.

“Masjid ini pada mulanya dibangun seluas 11 x 35 meter itu sekarang sudah diperluas menjadi 15 x 50 meter. Sebagai bangunan cagar budaya, masjid tertua di kota Bogor ini banyak dikunjungi berbagai wisatawan,” tukas warga setempat, NFR Nasution kepaa media online ini, Selasa (22/5/2018).

Beragam kegiatan keagamaan sering digelar di masjid ini seperti pengajian rutin, tadarusan, dan sebagainya. Di dalam masjid ini, terdapat tiang yang dulunya terbuat dari kayu jati dengan sembilan goresan di bagian depan dekat mimbar melambangkan Walisongo.

Masjid ini juga menyimpan sejarah lainnya berupa Al-Quran dan khotbah Jumat yang ditulis tangan oleh Tubagus Mustofa Bakri di ataa lembaran kulit. Usia peninggalan sejarah ini sama dengan usia bangunan masjid.

Selain itu, air yang digunakan untuk berwudu di masjid ini menggunakan mata air alami yang letaknya tidak jauh dari masjid. Uniknya, air di masjid tersebut tidak pernah habis sejak dulu walaupun musim kering.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait