Selasa, 5 Juli 22

Lomba Sepeda Wisata Tour de Central Celebes Diikuti 18 Negara

Para peserta lomba balap sepeda wisata internasional Tour de Central Celebes (TdCC) dilepas Gubernur Sulawesi Tengah Longki Janggola dan Bupati Tojo Unauna Muhammad Lahay. Pelepasan berlangsung di Taman Jembatan Hayal, Kota Ampana, ibu kota Kabupaten Tojo Unauna, Senin (6/11/2017).

Balap sepeda yang diikuti 18 negara ini, terbagi  15 tim nasional dan internasional. Sebanyak 69 peserta Tour de Central Celebes, sekitar pukul 10.00 WITA, melesatkan sepedanya begitu gubernur Longki mengangkat bendera, tanda dilangsungkannya ajang balap sepeda tersebut. Peserta langsung menyusuri jalan Trans Sulawesi, sekaligus mencoba rute yang tampak baru diaspal.

Rute dimulai dari Etape I menuju Kota Tentena, Kabupaten Poso dengan jarak 191,5 kilometer. Finish berada di anjungan Festival Danau Tektonik Poso, yang diperkirakan akan ditempuh dalam tempo 4 jam 41 menit.

Sejumlah pebalap berharap bisa menaklukan rute dengan satu nomor lomba king of mountain (kom) dan tiga kali sprint hari ini.

Tampak ribuan warga Kota Ampana, Tojo Una-Una menyaksikan jalannya acara pelepasan tersebut. Warga memadati tempat rekreasi Jembatan Hayal maupun yang berdiri di pinggir jalan sepanjang rute yang dilintasi para pebalap.

Gubernur Longki Djanggola mengaku bangga dengan terselenggaranya TdCC yang pertama kali ini. Karena dapat menumbuhkan dan mengembangkan prestasi olahraga sekaligus promosi wisata dan investasi.

“Saya bersama para pebalap, official dan commisionaire sudah ke obyek wisata Pangempa, Kadidiri dan Wakai, di gugusan Kepulauan Togean. Tempat ini merupakan pulau yang luar biasa. Mudah-mudahan setelah mereka menikmati keindahan Kepulauan Togean ini, mereka mempromosikannya di negara masing-masing,” kata Gubernur dalam kesempatan ramah tamah dengan para pebalap Minggu (5/11/2017) malam.

Gubernur mengakui dampak TdCC ini tidak bisa dirasakan langsung sekarang, karena itu event olahraga dunia ini  akan digelar terus menerus dengan penyelenggaraan yang semakin profesional.

Setelah menyelesaikan Etape I, para pebalap dan tim masing-masing akan menikmati wisata alam di Danau Poso dan menghadiri acara ramah tamah bersama warga Kabupaten Poso yang sedang menyelenggarakan Festival Danau Tektonik di Kota Tentena, tepian Danau Poso.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah Ardiansyah Lamasitudju mengatakan, para pebalap akan menginap semalam di kota wisata Tentena, dan menikmati sejumlah event budaya dan pariwisata, seperti tarian adat, makanan khas, lokasi wisata Danau Tentena, Air Terjun Tujuh Tingkat dan beberapa lokasi wisata lainnya.

Setelah semalam menikmati keindahan Danau Poso dan Festival Danau Poso, para pebalap akan memulai Etape II dari Kota Poso ke Parigi sepanjang 135,6 kilometer. Mereka akan dilepas Menpora pada pukul 09.00 waktu setempat dan dijadwalkan finish di Kota Parigi pukul 12.02 Waktu Indonesia Tengah.

Sedangkan etape III dari Kota Parigi menuju Kabupaten Sigi dan Kota Palu sepanjang 153,3 kilometer, start pukul 12.00 waktu setempat di Parigi dan finish di Kota Palu, depan Kantor Gubernur Sulteng pukul 15.34 waktu Palu. Total jarak tempuh pebalap TdCC 2017  ini,  sepanjang 491.4 kilometer

Khusus dalam Kota Palu, para pebalap akan memutar sebanyak enam kali pada rute yang ditetapkan dengan total panjang 33 kilometer, menyusuri jalan-jalan utama dengan maksud agar sebanyak mungkin masyarakat ibu kota Provinsi Sulteng ini bisa menikmatinya.

Juru bicara Polda Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Hari Suprapto mengatakan, selama para pebalap melewati jalan-jalan utama di Kota Palu dan Sigi, seluruh ruas jalan itu ditutup sementara untuk umum. Masyarakat umum yang menggunakan kendaraan dialihkan melewati jalan lain yang tidak dilewati oleh pebalap.

“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, pada 8 November ini, jalan akan ditutup selama enam jam dimulai sejak jam 11.00 waktu setempat,” ujar Hari.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait