Kamis, 1 Desember 22

Listrik Padam Mendadak, Ujian 16 SMA ‘Distop’

BOGOR – Padamnya listrik di sebagian besar Kota Bogor saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berlangsung, membuat siswa SMA sederajat geram. Janji PLN yang sebelumnya memberikan jaminan tidak akan terjadi pemutusan arus listrik ternyata malah dilanggar sendiri.

“Padahal, sebelumnya PLN berjanji listrik tidak padam selama UNBK berlangsung. Tapi, yang terjadi 16 SMA yang tengah mengelar UN berbasis online, malah terkendala dengan padamnya listrik,” kesal Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jana Sugiana kepada indeksberita.com, Senin (11/4/2016).

Kabar yang diterima media online ini, terdapat 16 SMA tersebar di tiga kecamatan yang terkendala pemadaman listrik yakni Kecamatan Bogor Tengah, Timur dan Bogor Selatan. Padamnya litrik tersebut terjadi sejak pukul 09.30 dan baru menyala pukul 15.00 WIB.

“Kami sudah komunikasi dengan Puspendik. Jadi, nanti akan dipindahkan ke termin empat, pukul 16.00 sampai 18.00,” tambahnya.

Padamnya listrik dikeluhkan Siswa SMA 1 Bogor. Mereka protes karena tidak lagi bisa konsentrasi, mengingat waktu pemadaman yang terbilang lama.

“Mati listrik ini jelas sangat menganggu sekali. Peserta ujian jadi tidak bisa mengikuti ujian sesi kedua yang seharusnya sudah dijadwalkan pukul 10.30 dengan mata pelajaran Ekonomi untuk IPS,“ tukas siswa SMAN 1 Kota Bogor, Anwar.

Pada bagian lain, Humas PLN area Bogor, Kusumawan, mengatakan penyebab listrik padam disebabkan adanya gangguan transmisi 150 KV antara Gardu Induk Sentul – Gardu Induk Bogor Baru.

“Sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Bogor mengalami pemadaman listrik, kecuali di Kedung Badak. Kami mohon maaf atas padam listrik ini, mudah-mudahan bisa segera kembali normal,” kata Kusumawan.

Sebagai informasi, siswa SMA sederajat yang mengikuti UNBK saat ini sebanyak 9.486 pelajar terdiri dari 28 sekolah di Kota Bogor terganggu. Secara rinci, peserta UNBK tersebut terdiri atas atas, 4.099 pelajar SMA, 3.999 pelajar SMK dan 388 pelajar MA. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait