Kamis, 6 Oktober 22

Lewat Ratas Masalah LRT Tuntas

Jakarta – Sejumlah permasalahan terkait pembangunan infrastruktur transportasi khususnya pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di kawasan Jabodetabek, Bandung Raya, dan Palembang tuntas dalam Rapat Terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo di kantor Presiden, Jakarta,

“Hal yang belum terselesaikan yang masih ada perbedaan antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Daerah dan juga BUMN yang ditunjuk untuk menyelesaikan ini, hari ini semuanya bisa terselesaikan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung usai Rapat ratas.

Sejumlah permasalahan yang sudah diselesaikan itu, kata Seskab, antara lain mengenai pembagian jalur atau trase yang yang menjadi lintas provinsi dan trase yang menjadi lintas DKI Jakarta.

Selain itu adalah masalah pengaturan pendanaan.

“Termasuk di dalamnya bagaimana nanti operasionalnya, tiketnya, dan sebagainya telah diatur antara pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.

Adapun mengenai ukuran rel LRT, menurut Seskab,  diputuskan menggunakan ukuran rel yang standar, supaya tidak ada banyak lintasan.

Selanjutnya, beberapa hal yang berkaitan dengan revisi Peraturan Presiden (Perpres), termasuk untuk Palembang, menurut Pramono akan diselesaikan dalam minggu ini.

Sementara untuk Bandung Raya, biaya pembuatan  trase-nya kini sedang dihitung, termasuk apakah nanti sepenuhnya pemerintah atau kerja sama dengan swasta.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait