Kamis, 19 Mei 22

Langgar SOP Kapolres Banggai Resmi Dicopot

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono mengatakan, tindakan pencopotan Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno, dikerenakan melanggar disiplin yang ditetapkan oleh standar operasional prosedur (SOP) Kepolisian RI. Menurut Herry, hal itu sesuai temuan pencari tim investigasi yang dibentuk Mabes Polri, terkait eksekusi lahan di Tanjung Sari Kelurahan Keraton Kacamatan Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.

“Dari beberapa data yang ditemukan, kemudian dikaji, tim menemukan adanya pelanggaran disiplin, “ ungkap Herry kepada sejumlah wartawan di Palu, Senin (26/3/2018).

Seperti telah terjadi pada 19 Maret 2018, PN Luwuk menggelar eksekusi lahan di Tanjung Sari Kelurahan Keraton Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Banggai, yang di-back up aparat kepolisian dari Polda Sulteng, TNI dan Pol PP, diminta PN Luwuk mengamankan jalannya proses eksekusi lahan tersebut.

Namun yang terjadi, aparat kepolisian bukan mengamankan jalannya eksekusi lahan seluas 22 hektar. Justru malah membubarkan blokade pengajian ibu-ibu majelis taklim dengan menembakkan gas air mata. Insiden tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial.

Tindakan para aparat yang dalam intruksi Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno tersebut, memantik perhatian Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin, dan mengecam sebagai tindak intoleran.

“Pihak yang bertanggungjawab adalah kapolres, karena pengarahan pasukan atas permintaan Kapolres Banggai,” tandas Harry.

Meski sudah terang, berdasarkan Surat Telegram (TR) Kapolri No: ST/683/III/KEP/2018 tertanggal 24 Maret 2018, yang ditandatangani  Asisten SDM Kapolri Irjen Polisi Arief Sulistyanto. Hery tidak memberikan jawaban detil terkait pemeriksaan Heru di Polda Sulteng.

“Intinya tim investigasi sudah menemukan pelanggaran, yang dilakukan anggota-anggota pengamanan di lapangan,” jawab Hery.

Perlu diketahui, Rabu 21 Maret 2018, Mabes Polri memerintahkan Itwasum Mabes Polri Komjen Putut Eko Bayuseno dan Karo Paminal Divisi Propam Mabes Polri Brigjen Tedy Minahasa Putra.  Kedatangan dua pejabat tinggi Mabes Polri tersebut, untuk melakukan investigasi dan memeriksa Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno.

Hasilnya, Heru dicopot dari jabatan sebagai Kapolres Banggai, dan dipindahkan sebagai Perwira Menengah di Badan Pemeliharaan Keamanan. Sementara pejabat baru Kapolres Banggai dijabat AKBP Moch Sholeh dari Perwira Menengah Polda Papua Barat.

Berita Terbaru
Berita Terkait