Rabu, 30 November 22

Kronologi Dan Penyebab Gugurnya 4 Prajurit TNI AD Dalam Latihan PPRC di Natuna

Mendung duka menyelimuti Tentara Nasional Indonesia (TNI). Los kendali Meriam saat gladi bersih latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) di Tanjung Datuk Natuna,Kepulauan Riau pada Rabu (17/5/2017) menelan korban. Hal tersebut menjadi penyebab gugurnya 4 prajurit TNI AD serta 8 prajurit lainya terluka.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) Angkatan Darat Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh menuturkan kronologi peristiwa naas yang dialami para Prajurit yang berasal dari Satuan Yon Arhanud 1 Kostrad tersebut, sekaligus Deny juga meluruskan berbagai informasi sebelumnya yang mengatakan kejadian tersebut dikarenan drone.

Alfret Deny menuturkan bahwa insiden tersebut terjadi dalam latihan pendahuluan PPRC TNI yang dilaksanakan pada Rabu sekitar pukul 11.21 WIB. Ketika itu, salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi, sehingga tidak dapat dikendalikan.

“Jadi tidak benar kalau peristiwa tersebut karena drone. Penyebabnya di meriam itu ada pembatas kan, meriam itu kan bisa putar ya. Nah, itu pembatasnya tidak berfungsi. Karena pembatasnya tidak berfungsi, sehingga terjadi kecelakaan itu,” tutur Deny.

Mengenai kondisi dan posisi terkini para korban, Deny menjelaskan bahwa semua Prajurit yang meninggal telah dievakuasi ke Rumah Sakit terdekat, sementara sebagaian yang terluka juga sedang dalam proses evakuasi.

Gladi bersih itu sendiri adalah rangkaian dari kesiapsiagaan PPRC 2017 yang akan dilakukan pada Jumat 19 Mei mendatang. Direncanakan,TNI akan melakukan pembaretan kepada gubernur seluruh Indonesia dan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Dari kesemua Parajurit yang meninggal adalah, Danrai Kapten Arh, Heru Bayu, Pratu Ibnu Hidayat, Pratu Marwan dan Praka Edy. Sementara yang mengalami luka berat diantaranya adalah  ‎Pratu Bayu Agung, Serda Alpredo Siahaan, Prada Danar, Sertu B Stuaji, Serda Afril‎ Dan Sertu Blego Switage.Sedangkan 2 prajurit yang mengalami luka ringan yakni Pratu Ridai dan Pratu Didi Hardianto.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait