Sabtu, 24 Februari 24

Di Kota Bogor, Ki Gendeng Pamungkas Populer Dikenal Penyeru Rasis

BOGOR – Setelah paranormal kondang Ki Gendeng Pamungkas ditangkap Polda Metro Jaya di rumahnya Selasa (9/5/2017) petang pukul 23.15 WIB, kediamannya di Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru Blok D IV No 45 RT 07 RW 01 Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor terlihat sepi. Pantauan media online ini, dua penjaga rumah Ki Gendeng terlihat berjaga-jaga.

Menggunakan kaos hitam bertuliskan Front Pribumi, penjaga rumah berpostur tegap tersebut tidak banyak berkomentar.  Mereka pun menolak menyebutkan namanya saat ditanya.

“Saya tidak tahu apa-apa. Silahkan tanya langsung saja nanti pada aki (red. panggilan Ki Gendeng Pamungkas) kalau sudah kembali,” singkatnya kepada indeksberita.com, Rabu (10/5/2017).

Lingkungan komplek Perumahan Bogor Baru memang sudah banyak tahu aktivitas Ki Gendeng Pamungkas. Selain sebagai paranormal, ia juga dikenali gencar menyuarakan anti WNI keturunan.

“Pak Gendeng memang eksentrik gayanya. Karakter orangnya memang suka meledak-ledak bicara anti WNI keturunan. Dia suka bicara politik dan dekat dengan beberapa kelompok pemuda atau LSM,” tukas  Anwar (30), warga setempat yang tidak bertempat tinggal tidak jauh dari kediaman rumah Ki Gendeng Pamungkas.

Beberapa sumber di Kota Bogor, Ki Gendeng Pamungkas terbilang populer dengan gerakan rasis melalui LSM yang didirikannya bernama Front Pribumi. Tidak hanya itu, ia juga aktif menyuarakan gerakan anti korupsi. Paranormal ini juga kerap membagi-bagikan kaos bertuliskan SARA.

Informasi yang dihimpun media online ini, Ki Gendeng ditangkap diduga karena menyebarluaskan tayangan video di laman Youtube. Dalam video tersebut, Ki Gendeng menyampaikan kalimat ajakan bernuansa SARA.

“Hai pribumi-pribumi militan di mana saja kalian berada, para nasionalis sejati pencinta NKRI, pencinta Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Sumpah Pemuda. Kita segera serentak bersama-sama mempersiapkan diri lahir batin untuk melawan Ci**** di negara ini. Karena Ci*** keparat sudah menjajah negara ini, menistakan bangsa ini, dan menjongoskan para perangkat kerja di negara ini,” demikian kutipan Ki Gendeng Pamungkas dalam video tersebut.

Sebagai informasi, saat ini Ki Gendeng sedang menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya beserta barang buktinya. KGP terancam Pasal 4 huruf b Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit ponsel, jaket jeans dengan tulisan “Fight Againts Cina”, 67 kaus atau baju dengan tulisan anti-China, 1 topi Front Pribumi warna hitam, 1 bangku, 4 pisau sangkur, 2 air softgun, sejumlah stiker dan badge dengan tulisan anti-China, recorder CCTV, dan kartu identitas tersangka. (tim)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait