Senin, 27 Juni 22

Kirab Pemuda 2017,  Menyajikan Talkshow tentang Media Sosial dan Tantangan Milenials

Sidoarjo – Acara Talk Show “101 Wajah Media Sosial: Tantangan Milenials” dalam rangkaian Kirab Pemuda 2017 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Sidoarjo, Sabtu (2/12) berjalan sukses dan seru. Pada acara tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora£ Imam Nahrawi menyampaikan, generasi milenial harus menggunakan media sosial secara arif dan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai generasi milenial saat ini, kita dalam setiap hari selalu mendapatkan informasi yang begitu luas. Tapi kita dalam menerima segala informasi tersebut harus tetap hati-hati dan waspada dalam menyikapinya. Kita sebagai generasi muda penerus bangsa harus terus menyebarkan dan menebarkan kebaikan diantara sesama. Sudah tidak zamannya lagi kita dijejali oleh informasi-informasi yang menebarkan kebencian,” kata Menpora dihadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi UMSIDA.

Mempora Imam Nahrowi menyalami beberapa pemain sepak bola, setelah acara talkshow di Kirab Pemuda 2017 (2/12/2017) di Univesitas Muhamadyah Sidoarjo (Foto Dokumen)
Mempora Imam Nahrowi menyalami beberapa pemain sepak bola, setelah acara talkshow di Kirab Pemuda 2017 (2/12/2017) di Univesitas Muhamadyah Sidoarjo (Foto Dokumen)

Acara yang menghadirkan berbagai nara sumber seperti Penanggungjawab Medsos TNI AU Kolonel Penerbang Agung Sasongko Jati, dari media Timothy Marbun, beberapa pemain sepakbola seperti Dendi Santoso (Arema), Rendy Irwan Syahputra (Persebaya), Gunawan Dwi Cahyo (Persija) dan Atep (Persib), berjalan menarik dengan di moderatori Valentino Simanjuntak.

Beberapa nara sumber memiliki pandangan masing-masing dalam menghadapi tantangan media sosial sekarang ini. Seperti Penanggungjawab Medsos TNI AU Kolonel Penerbang Agung Sasongko Jati yang menyampaikan bahwa dalam menghadapi dunia media sosial, sebagai perwakilan pemerintah harus berhati-hati dalam menjawab atau memberikan sikap kepada pengguna medsos. “Sebagai wakil pemerintah, kita harus benar-benar hati-hati dalam menjawab media sosial. Kalau bisa, kita memberikan jawaban yang serius tapi lucu dengan kesan positif,” kata Agung.

Kirab Pemuda 2017 di Umsida

Dari segi pandangan media, Timothy Marbun mengatakan setiap kali menerima informasi dari media sosial semuanya harus di cek kebenaranya. “Jangan sampai informasi yang mentah kita terima begitu saja, dan kita sampaikan juga tanpa harus di kroscek terlebih dahulu. Generasi milenial menghadapi media sosial harus berhati-hati,” kata Marbun.

Yang menarik, para pemain ternyata memiliki cara sendiri-sendiri dalam menghadapi hoax baik itu secara pribadi ataupun tim, salah satunya yang disampaikan kapten tim Persebaya Rendy Irwan. Menurutnya jika informasi hoax tersebut menyangkut tim, maka biasanya manajemen atau pengurus tim yang memberi jawaban atau meminta kita untuk hati-hati dalam menjawab atau menyikapinya.

“Kadang banyak juga informasi hoax yang kita terima, biasanya kalau urusan tim saya serahkan ke manajemen atau pengurus. Yang penting kita jangan gampang terpancing dengan informasi hoax,” katanya. Acara yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut memang berjalan menarik, di akhir acara para nara sumber membagikan berbagai souvenir berupa bola dan kaos kepada para peserta.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait