Khotbah Mensos di Lombok: Maknai Idul Adha Sebagai Momentum untuk Bangkit Kembali

0
103
Mensos Idrus Marham menjadi Khatib Salat Idul Adha di Lombok (22/8). Mensos di Lombok selama 2 hari, setelah kemarin menemani wapres mengunjungi pengungsian yang dilanjutkan dengan Rakor Penanganan Gempa NTB (Foto Humas Kemensos)

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menjadi khotib dalam salat Idul Adha pada hari Rabu (22/8) yang dihadiri ratusan pengungsi di Posko Induk Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Salat tersebut dilakukan di tengah tanah lapang di depan tenda-tenda pengungsian, dipimpin oleh imam Ustad M Faiz. Mensos di Lombok sudah sejak kemarin, mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi pengungsian yang dilanjutkan dengan Rakor Penanganan Gempa NTB yang dipimpin Jusuf Kalla.

Dalam khotbahnya, Idrus Marham memberikan motivasi kepada para pengungsi, untuk iklas sekaligus bangkit atas ujian yang mereka alami. Dikatakan Idrus, meskipun cobaan berat menimpa warga Lombok, namun warga harus tetap bersyukur dan memuji kebesaran Allah SWT, karena Allah tetap menganugerahkan iman dan Islam sebagai landasan hidup.

“Kita semua harus yakin bahwa iman dan Islam adalah karunia yang tak terhingga nilainya, dan menjadi kekuatan yang dahsyat dalam menghadapi segala tantangan dan ujian apapun bentuknya,” paparnya.

Di akhir dari khotbahnya, Mensos Idrus Marham mengajak warga untuk menghadapi musibah bencana alam yang mereka alami, sesuai dengan semangat Idul Adha, yaitu menjadikannya sebagai momentum untuk kebangkitan

“Apabila kita melihat Idul Adha dalam kaitannya dengan sejarah perjalanan kemanusiaan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan menuju kehadirat dan keridhoan Allah SWT, sejatinya Idul Adha kita jadikan sebagai momentum kebangkitan masyarakat Lombok untuk mengatasi musibah yang dihadapi,” tuturnya.

Jamaah yang mengikuti shalat ied terdiri dari pengungsi, berbagai unsur relawan, TNI, Polri, perwakilan kementerian dan lembaga, tampak larut dan lebur dalam suasana. Tangis pengungsi pecah saat Mensos menyelesaikan khotbah dan memimpin doa bersama.

“Terharu rasanya, tidak menyangka tahun ini salat Iduladha di pengungsian. Tidak punya rumah, tidak punya harta benda, tapi saya bersyukur kami sekeluarga selamat,” tutur Nur salah seorang pengungsi.

Setelah khotbah, Mensos bersalam-salaman dengan pengungsi dilanjutkan dengan penyerahan tujuh sapi hewan kurban kepada panitia Idul Adha di Posko Tanjung. Hewan kurban tersebut adalah dari Presiden Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sosial Idrus Marham, Menpan RB Syafruddin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Wakil Bareskrim Polri Antam Novambar.

Mensos mengunjungi NTB selama dua hari yakni 21—22 Agustus 2018. Kunjungan kerja Menteri Sosial pada Selasa (21/8) diawali dengan mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelah itu Mensos menyaksikan penyerahan santunan ahli waris korban meninggal akibat gempa, serta menyerahkan Mobil Truk Serbaguna untuk Dinas Sosial Provinsi NTB.