Sabtu, 24 Februari 24

Khofifah: Pasca OTT Bupati Jombang, Dukungan Partai Golkar Terhadap Khofifah Tetap Solid

Meski ketua partai politik pengusungnya, terkena OTT KPK (Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi). Bakal calon gubernur Jawa Timur Timur Khofifah Indar Parawansa tetap optimis, dukungan Partai Golkar terhadap dirinya tetap solid.

Menurut Khofifah, karena beda antara personal dan institusi kepartaian. Secara personal, keterlibatan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur merupakan kasus hukum, kata Khofifah, biar hukum yang bicara.

“Saya rasa kita harus bisa membedakan, mana person dan mana institusi. Teman-teman bisa melihat bagaimana secara institusional dan personel. Secara personel, itu kasus hukum dan masuk wilayah hukum. Tapi, secara institusi, mereka tetap menjadi bagian satu kesatuan mendukung dan memenangkan Khofifah-Emil,” kata Khofifah saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Ke-72 Muslimat Nahdlatul Ulama di Kediri, Ahad, 4 Februari 2018.

Acara yang berlangsung di area area Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri itu. Khofifah mengatakan, masih terus melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur.

“DPD Golkar, tetap memberikan dukungan optimal sesuai dengan komitmen awal yang telah dibangun. “ ucap Khofifah.

Sebagaimana terjadi, KPK melakukan OTT terhadap Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko di Stasiun Balapan Solo pada Sabtu, 3 Februari 2018. Kini Bupati Jombang itu oleh KPK sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Ahad, 4 Februari 2018. Penetapan tersangka oleh KPK, diduga yang bersangkutan telah menerima sejumlah uang suap, terkait dengan perizinan penempatan jabatan di Pemerintah Kabupaten Jombang. Partai Golkar sendiri merupakan partai politik pengusung pasangan calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa- Emil Dardak di musim Pilkada 2018, tahun ini. Selain Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PPP.

Khofifah menyebutkan, bersama pasangannya Emil Dardak, serta seluruh tim terus melakukan menyapa masyarakat Jawa Timur. Salah satu yang ia dilakukan saat kegiatan Peringatan Harlah Ke-72 Muslimat NU di Kabupaten Kediri. Selain kegiatan harlah, terdapat beragam kegiatan silaturahmi lain dengan warga di Kabupaten Kediri.

“Mudah-mudahan, ini bagian dari perluasan penyapaan kami. Mas Emil pekan lalu juga sudah di sini (Kabupaten Kediri), dan saya kebetulan punya jadwal di sini, dan Mas Emil di Trenggalek. Relawan juga terus bergerak. Apa yang kami lalukan ini, semoga menjadi bagian maksimalisasi penyapaan,” ucap Khofifah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Kediri, Dra Hj. Mudawamah mengatakan, pihaknya mengangkat tema satukan langkah membangun negeri dan menjaga NKRI.

“Kami ingin seluruh aktivitas Muslimat dapat berkontribusi membangun negeri. Muslimat NU menjaga NKRI dengan konsep Bubbul Wathon Minal Iman,” tutur Mudawamah

Secara kebetulan, sambung dia, ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU adalah Khofifah Indar Parawansa, yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jawa Timur bersama calon wakil gubernur, Emil Elestianto Dardak.

“Kami akan mengawal sekaligus memberi dukungan suara untuk beliau menjadi Gubernur Jatim,” ungkap Mudawamah.

 

(Kontributor : Dian Ardyanti

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait