Kamis, 7 Juli 22

Ketua KPU Yogyakarta Jabarkan Sumberdaya PPK dan PPS Yang Dibutuhkan

Yogyakarta – Pada pengumuman pembentukan badan ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan diselenggarakan pada 21 Juni – 20 Juli 2016, Wawan Budiyanto Ketua KPU Yogyakarta menyampaikan bahwa KPU membutuhkan sejumlah sumberdaya dalam mengisi PPK dan PPS.

Untuk PPK membutuhkan 70 orang yang dibagi rata pada 14 kecamatan di seluruh Yogyakarta, sedangkan PPS sejumlah 135 orang pada 45 kelurahan.

Wawan menjelaskan bahwa ketetapan jumlah tersebut diperhitungkan demi terlaksananya pilkada yang yang efektif dan efisien.

Disamping syarat administratif, Ia menekankan pada dua poin dalam mewujudkan pilkada yang berintegritas dan professional. Pertama, “tidak menjadi anggota parpol sekurang-kurangnya 5 tahun” bertujuan untuk meregenerasi PPK/ PPS yang netral. Kedua, yaitu “belum pernah menjabat 2 kali sebagai anggota PPK dan PPS selama dua periode pada Pemilu” ditujukan untuk membuka kesempatan kepada yang lain.

“Kemandirian, netralitas kemudian regenerasi telah menjadiprinsip yang kemudian ditekankan pada pemilu.Setelah administrasi baru testertulis, setelah testertulis untuk PPK kita ambil 10 besar untuk PPK dan 6 besar untuk PPS.Enam besar itulah yang nantinya akan diserahkan Lurah (45 kelurahan) ke KPU Kota untuk diwawancara”, tambah Wawan saat ditemui di ruang rapat KPU Yogya Kota Jl. Magelang No. 41.

Wawan menambahkan bahwa honor yang akan diberikan kepada ketua PPK adalah Rp.1.300.000,-/ bulan dan anggotanya satu juta. Sedangkan untuk PPS ketua akan diberikan honor sebesar Rp.600.000,-dana nggotanya Rp.500.000,-/ bulan sampai dengan Pilkada serentak 2017.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait