Kamis, 6 Oktober 22

Ketua KPU Yogya Ajak PPK Peduli Pilwali

Yogyakarta – Sabtu (13/8/2016), KPU Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan tujuan untuk mendesain arah Pemilihn Wali Kota (Pilwali) 2017 bisa berlangsung lebih transparan, akuntabel dan berintegritas.

Diikuti oleh seluruh PPK dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta, Raker dimulai pada jam 09.00 WIB di LPP Convention Hotel, Jl. Demangan Baru No. 8, dengan pidato pembukaan dari Wawan Budiyanto selaku Ketua KPU Yogyakarta.

Dalam garis besar pidatonya, Wawan mengajak peserta Raker untuk semakin peduli terhadap pelaksanaan pemilu. Ia juga menekankan bahwa PPK adalah panitia dari orang-orang yang terpilih dan diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan amanah yang tinggi, terlebih anggaran pelaksanaan Pemilu Kada yang berasal dari APBD. Tidak banyak namun wajib dimanfaatkan dengan efektif dan efisien.

Berkaca pada Pilkada tahun 2015, Wawan menjelaskan akan banyaknya sengketa daftar pemilih di Mahkamah Konstitusi (MK) akibat pelaksanaan pemilu yang salah. Ia menegaskan pada peserta Raker bahwa hanya KPU, PPK dan PPS yang memiliki tanggung jawab dalam perundang-undangan sebagai penyelenggara pemilu termasuk mengelola daftar pemilih. Jadi, setiap panitia PPK diharapkan paham regulasi sehingga tercipta kinerja yang profesional.

“Pada beberapa waktu yang lalu, KPU (Yogyakarta) mengundang pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi dalam membahas kemungkinan terjadinya sengketa daftar pemilih. Kita berharap betul agar tidak ada lagi terjadi permasalah yang berhubungan dengan daftar pemilih, apapun itu,” kata Wawan.

Wawan juga mengajak seluruh anggota PPK untuk memikirkan bagaimana caranya meningkatkan pemilih, karena dari periode ke periode pemilu, jumlah partisipasi pemilih semakin berkurang.

Diharapkannya, PPK tidak hanya melihat dari satu aspek saja, namun juga dari aspek-aspek yang lain, baik dari jumlah alat peraga kampanye, maupun dari regulasinya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait