Kamis, 1 Desember 22

Kendaraan Roda Enam Dilarang Lintasi Jalur Puncak

Tekan angka kecelakaan, Polres Bogor berlakukan larangan truk tidak boleh melintas di jalur puncak. Larangan tersebut berlaku untuk truk yang menggunakan enam roda atau lebih. Saat ini, Satlantas Polres Bogor bersama Jasa Raharja dan Jasa Marga Tol Jagorawi telah memasang rambu larangan kendaraan roda enam untuk memasuki jalur Puncak.

”Guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan  maka kendaraan dengan roda lebih dari 6 dilarang masuk Jalan Raya Puncak. Kita akan meminta kendaraan tersebut menggunakan jalur yg lain” ujar Kasatlantas AKP Hasby Ristama kepada indeksberita.com, Kamis, (4/5/2017) di lokasi kecelakaan maut, Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor.

Dikatakannya, aturan ini menurut Hasby sebenarnya sudah berlangsung lama, seperti jika mengendarai Truk di tol dalam kota tidak boleh pukul 06.00-22.00 WIB.  Jika pengendara nekat masuk, Hasby mengancam akan menilang sopir kendaraan tersebut. ”Jika tidak mengindahkan maka dilakukan penilangan” tandasnya.

Kendaraan roda enam yang dimaksud adalah truk dengan roda lebih dari enam atau bermuatan lebih. Tapi, tidak termasuk bus, karena memiliki roda enam.

” Kenapa kami melarang, agar jalan tidak cepat rusak. Karena kalau jalanan rusak, maka akan riskan terjadi kemacetan dan kecelakaan” tambahnya.

Sosialisasi ini dilakukan berbarengan dengan pemasangan rambu rambu peringatan di sepanjang tanjakan Selarong Puncak. Dengan dipasangnya rambu – rambu peringatan ini, diharapkan pengendara lebih hati-hati saat melewati turunan Selarong. Polres Bogor akan mengawasi pelanggaran terhadap larangan tersebut. Hasby menegaskan, pihaknya tidak segan-segan akan menilang kendaraan yang melanggar aturan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait