Jumat, 9 Desember 22

Kebijakan Pemprov DKI Jakarta Tidak Tepat dan Tidak Adil

Jakarta – Ketua Dewan Pendiri Jaringan Nasional untuk Indonesia Baru (JNIB) Wignyo Prasetyo mengatakan bahwa dihentikannya proyek reklamasi oleh pemerintah pusat, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seharusnya membuat kebijakan baru yang lebih adil khususnya bagi warga korban gusuran Pasar Ikan, mengingat area gusuran sebelumnya diperuntukan untuk akses ke program reklamasi.

Hal itu dikatakan Wignyo saat JNIB bersama organisasi Relawan Jokowi lainnya bertemu dengan warga korban gusuran Pasar Ikan, Jakarta, Selasa (19/4/2016). Kedatangan organisasi relawan ini, selain untuk memberikan bantuan dan dukungan bagi warga korban gusuran, juga membahas berbagai persoalan yang dialami oleh warga Pasar Ikan khususnya dan dan warga Penjaringan umumnya, yang merasaa diperlakukan tidak adil oleh Pemprov DKI Jakarta.

Selain warga, pada pertemuan itu juga hadir Ketua Ikatan RW se-Kelurahan Penjaringan dan Forum Kumunikasi Masyarakat Penjaringan.
Menurut Wignyo, memindahkan warga korban gusuran ke Rumah Susun Marunda dan Rawa Bebek kurang tepat. Wignyo menilai lokasi rusun itu sangat jauh dari tempat warga bekerja sebagai buruh pelabuhan di sekitar Pasar Ikan dan Muara Baru. Apalagi bagi para nelayan yang setiap harinya harus melaut.

“Mereka harus merasakan keadilan. Di samping itu, mereka perlu kompensasi untuk paling tidak ngontrak rumah sebelum pemprov membangun rumah susun di Pasar Ikan,” kata Prasetyo

Di tempat yang sama, juru bicara Komite Rakyat Nasional (Kornas) Jokowi Akhrom Saleh menilai bahwa Pemprov DKI seharusnya melakukan dialog terlebih dahulu dengan warga sebelum merelokasi warga dengan alasan pembangunan.

“Yang pertama, lakukan dialog. Itu esensi dari demokrasi. Ajaklah masyarakat untuk dialog, bangsa kita kan sangat mengenal musyawarah untuk mencapai mufakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan RW se-Penjaringan Tritanto mengatakan bahwa sebagian warga korban gusuran hingga saat ini masih bertahan dengan kondisi memprihatinkan. Menurut Trianto, saat ini warganya memerlukan bantuan seperti terpal, pembalut untuk anak anak balita, air bersih, dan fasilitas MCK untuk warganya.

Kepedulian dan keterlibatan organisasi relawan Jokowi, menurutnya, akan sangat membantu perjuangan mereka untuk memperoleh keadilan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait