Kamis, 21 September 23

Kasus Dahlan Iskan, Jangan Jadikan Hukum Sebagai Alat Pemukul

Walau penahanan Dahlan Iskan sudah ditangguhkan, dukungan terhadap bekas menteri BUMN itu masih mengalir deras. Setelah dini hari tadi Dahlan keluar dari Rumah Tahanan Klas I Medaeng, Waru-Sidoarjo, pagi tadi sudah tampak beberapa rombongan tamu yang mengunjunginya (1/11/2016). Salah satu diantaranya adalah kelompok yang menamakan dirinya sebagai Solidaritas Relawan Jokowi untuk Keadilan.

Kelompok yang berjumlah 7 orang ini dipimpin oleh KH.Maman Imanulhaq, yang akrab dipanggil Kyai Maman, relawan Jokowi yang juga anggota DPR. Sedangkan 5 orang lainnya berasal dari organisasi dan profesi yang berbeda, yaitu: Guntur Siregar (Sekjen Ormas Projo), Ben Ibratama Tanur (Ketua Relawan Jokowi-Sahabat Dahlan), Candi Sinaga (Penggiat Media), Cahaya Dwi Rembulan Sinaga ¬†(DIRUT RADIO MS TRI FM) dan Sunggul Hamonangan ¬†Sirait, SH, MH, (Pengacara) dan Sayed Junaidi Rizaldi (Direktur 98 Institute). Tujuan kedatangan mereka ke tempat Dahlan Iskan adalah bentuk keprihatinanan dan solidaritas mereka kepada Dahlan yang juga webelumnya adalah pendukung Jokowi jugaRasa kemanusiaan dan keprihatinan kami yang mendalam atas peristiwa hukum yang menimpa Bapak Dahlan Iskan. Kami tidak akan masuk ke wilayah hukum. Memproses, menetapkan sebagai tersangka, dan menahan atau menangguhkan penahanan Bapak Dahlan Iskan adalah wewenang penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Jawa Timur” demikian penjelasan mereka kepada media.

Walau kedatangan mereka tidak menyentuh proses hukum yang sedang berjalan, mereka berharap agar penegakan hukum terhadap Bapak Dahlan Iskan benar-benar sebuah penegakan hukum, bukan kriminalisasi atau politisasi hukum karena “pesanan” pihak tertentu.

“Kami menghimbau agar tidak ada pihak-pihak tertentu di negeri ini yang menggunakan hukum sebagai alat hukum dan kekuasaan untuk membunuh lawan politik. Kami yakin rakyat Indonesia sangat cerdas dan mampu melihat permasalahan hukum yang menimpa Bapak Dahlan Iskan dengan jernih”.

Dan sebagai penutup mereka juga menegaskan bahwa Presiden RI Jokowidodo tidak bisa dikait-kaitkan dengan kasus yang menimpa Dahlan Iskan. Karena selama ini Jokowi dikenal sangat menghormati supremasi hukum. Dan mereka juga mengingatkan bahwa Dahlan Iskan sebelumnya adalah pendukung Jokowi juga.

“Sebagai relawan Jokowi- JK, kami tahu betul integritas moral Presiden RI. Beliau tidak pernah mengintervensi masalah hukum apalagi terhadap Bapak Dahlan Iskan yang pernah menjadi pendukungnya” pungkas Kyai Maman

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait