Selasa, 5 Juli 22

Kampanye Cinta Bogor, Bima Naik ke Atap Mobil Satpol PP

BOGOR – Tiada hari tanpa kampanye, setidaknya itu itu yang dilakukan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Saat mendatangai Mako Satpol PP di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (20/6/2016), Bima Arya memanfaatkan waktu safarinya ke sejumlah Satuan kerja Perangkat daerah (SKPD) dengan foto bersama mengkampanyekan cinta Kota Bogor dengan jajaran Satpol PP. Meski harus naik ke atap bus Sidang Tipiring, bagi Bima Arya tak masalah.

Sesaat setelah kamera dibidik, Bima Arya dan sejumlah awak Satpol PP pun bergaya dengan memperlihatkan jemari tangan membentuk simbol cinta. Sebagaimana diketahui, saat ini Pemkot Bogor gencar mengkampanyekan diri menjadi “The Most Loveable City 2016” dalam kompetisi “We Love Cities” yang diikuti tiga kota di Indonesia bersama 46 kota dari 20 negara.

Kota Bogor sendiri menjadi salah satu finalis Earth Hour City Challenge 2016 bersama dua kota lainnya di Indonesia yakni Balikpapan dan DKI Jakarta. Kompetisi “we love cities” ini sebuah ajang untuk menyatakan kecintaan atau kesukaan masyarakat kepada kotanya sendiri ataupun kota lainnya yang merupakan bagian dari Earth Hour City Challenge yang masa kampanyenya dimulai dari 26 April hingga 19 Juni mendatang.

“Luar biasa gaya Pak Bima sampai harus naik ke atas atap bus hanya untuk berfoto bersama demi mengkampanyekan ras cinta Kota Bogor,” ujar Satpol PP yang menolak disebutkan namanya kepada indeksberita.com.

Saat berkunjung ke Mako Satpol PP, Walikota Bogor Bima Arya meminta perhatian khusus melakukan pemantauan sejumlah kegiatan di bidang fisik yang kini sedang berjalan. Diantaranya pembangunan pedestrian di Jalan Pajajaran mulai dari Cidangiang hingga di depan eks gedung Pangrango Plaza.

“Saya meminta perhatian khusus dari Satpol PP dan juga dinas-dinas terkait lainnya. Oleh karena itu ini perlu diamankan. Karena, kalau tidak tegas dan keras nantinya akan dikuasai pedagang kaki lima (PKL) seperti di lokasi-lokasi lainnya,” kata Bima dalam kunjungannya.
Kepada jajaran institusi penegak perda tersebut, Bima juga minta dilakukan koordinasi yang baik terkait lingkungan Pasar Bogor dan Pasar Kebon Kembang, Bogor Tengah.

“Saya ingin momentum Lebaran nanti supaya beraih lagi, ini terutama di kawasan Jalan MA. Salmun. Di sana sudah sangat jelas zero toleransi,” ujarnya kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Robert Hasibuan serta sejumlah kepala bidang (kabid) dan puluhan anggotanya. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait