Rabu, 7 Desember 22

Kali Winongo Meluap, 150 Penduduk Yogyakarta Mengungsi

Yogyakarta – Hujan deras di bagian utara Yogyakarta hingga di Gunung Merapi telah menyebabkan banjir akibat meluapnya Kali Winongo di Kota Yogyakarta pada Sabtu (12/3/2016) pukul 19.30 WIB.

Banjir akibat meluapnya Kali Tempuran dan Kali Winongo di RT 19/8 Dusun Kragilan, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman, mengakibatkan 15 rumah terendam setinggi 1-1,5 meter.

15 rumah yang terendam banjir hingga ketinggian 1-15 meter adalah rumah milik:
1. Ngadino,45 th
2 Rigo,50 th
3.Rinto 56 th
4.Parno 40 th
5.Dauhuri57 th
6.Budiyono 37 th
7.Puji lestari 42 th
8.Harsono 35 th
9.Suyitno 33 th
10.Rojak 49 th
11.Giyanto 60 th
12.Harsono 45 th
13.Sarmiyati 40 th
14.Mmoktar 53 th
15.Heri witoko 43 th

Untuk antisipasi warga pindah ke tempat yg lebih tinggi. Ada sekitar 150 jiwa yang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tidak ada laporan korban jIwa.

Di tempat terpisah, beberapa rumah mengalami rusak berat akibat tertimpa talud ambrol dan sebagian terkena arus deras yang berada di bantaran sungai di RT 1 RW 1, Kampung Jlagran, Kelurahan Pringgokusuman, Kec Gedongtengen, DIY.

Selain itu, Sungai Code di Bintaran Yogyakarta tinggi muka air sudah mulai masuk ke rumah warga. Tinggi sekitar 80 cm. Warga mulai evakuasi ke Gereja Bintaran.

Banjir ini adalah banjir kiriman dari bagian hulu mengingat di Kota Yogyakarta tidak hujan. Tiba-tiba debit Kali Winongo meningkat cepat.

BPBD Sleman, BPBD Prov DIY hingga saat ini masih melakukan pendataan dampak banjir.

Demikian keterangan pers dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho yang diterima indeksberita.com, Minggu (13/3/2016), pukul 00.45 WIB.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait