Kamis, 7 Juli 22

KADIN Nunukan Bertekad Menjadi Motor Penggerak Ekonomi di Perbatasan

Menyadari wilayah Kalimantan Utara terutama Kabupaten Nunukan merupakan teras negara yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kamar Dagang Industri Indonesia Kabupaten Nunukan (KADIN Nunukan) bertekat akan menjadi motor penggerak ekonomi di Perbatasan.

Hal tersebut diutarakan Ketua KADIN Nunukan, Irsan Humokor disela-sela Pelantikan lembaga yang menaungi para pengusaha tersebut di Ruang Pertemuan Kantor Bupati, Lantai 5, Jl Sei Jepun, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (25/1/2018).

“Kabupaten Nunukan adalah wilayah yang kaya akan sumber daya alamnya. Namun sayang sentuhan pembangunan didaerah ini masih sangat minin sehingga kondisi perekonomian begitu masih memprihatinkan. Paradigma seperti ini tentu juga merupakan pukulan telak bagi kita semua,” ujar Irsan.

Namun Pria yang akrab dipanggil Ichank tersebut menandaskan,bahwa menyikapi kondisi perekonomian di Perbatasan yang cenderung memprihatinkan tersebut, segenap pengusaha yang tergabung dalam KADIN tak akan berpangku tangan. KADIN Nunukan, lanjut Ichank akan terus berinovasi dan bersinergi dengan semua pihak agar ekonomi perbatasan benar-benar mampu membuat wilayah Nunukan daerah depan dan bukan terpinggirkan seperti saat ini.

“KADIN Nunukan akan terus berkontribusi aktif membantu Pemerintah Pusat khusunya Pemkab Nunukan dalam pemerataan pembangunan serta menjaga keutuhan dan integritas bangsa,khususnya mendorong iklim positif di dunia usaha dan bisnis yang saling menguntungkan semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid mengharap KADIN Nunukan agar berperan secara maksimal dalam pemberdayaan masyarakat baik formal maupun non formal.

“Mengingat mulai pertengahan 2017 lalu Kabupaten Nunukan mengalami devisit anggaran sehingga masyarakat tidak terlalu bergantung dengan APBD 2018 saat ini,” papar Laura.

Pemkab Nunukan lanjut Laura, juga akan terus mengakselerasi peningkatan insfratruktur terutama didaerah-daerah tertinggal guna mendukung pembangunan berbasis agrobisnis yang berwawasan lingkungan. Laura juga mengungkapkan pihaknya akan kwalitas dasar pelayanan yang berkeadilan.

“Disamping kita akan meningkatkan nilai tambah hasil produksi sektor agrobisnis, kita juga akan meningkatkan insfratruktur terutama di daerah-daerah tertinggal serta peningkatan kwalitas pelayanan dasar yang berkeadilan dengan sasaran meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait