Kamis, 29 September 22

Jokowi Dorong Bawahannya Beri Peluang Luas Kepada Investor

“Investor jadi rebutan negara lain yang kondisinya lebih jelek dari kita. Kalau proyek bisa dikerjakan swasta, serahkan ke mereka”

Jakarta – Di tengah kelesuan dan terbatasnya kemampuan pemerintah untuk mendongkrak laju perekonomian saat ini, posisi investor swasta jadi kian penting untuk menumbuhkan ekonomi Indonesia.

Bahkan Presiden Joko Widodo mendorong para menteri dan jajarannya agar membuka pintu seluas-luasnya bagi investor yang ingin menanamkan modal di Indonesia.

“Investor jadi rebutan negara lain yang kondisinya lebih jelek dari kita. Kalau proyek bisa dikerjakan swasta, serahkan ke mereka,” kata Jokowi, saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Pelibatan investor dalam sejumlah proyek, kata Jokowi, tidak akan memakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga dana APBN bisa dialihkan untuk membangun yang lain.

“Jangan kebalik, investor minta tapi kita pakai APBN,” ujarnya.

Jokowi meminta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk terus mendorong investasi masuk.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada quartal 1 tahun 2016 hanya 4,92 persen. Angka itu turun dari kuartal 4 tahun 2015 yang mencapai 5,04 persen

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait