Rabu, 30 November 22

Jaksa Agung Tentang Kasus Ahok : Bola Sudah Ditangan Hakim

Jaksa Agung, HM Prasetyo menyatakan terkait keputusan kasus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah berada di tangan hakim, bukan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Itulah pernyataan Jaksa Agung tentang kasus Ahok (Basuki Tjahaya Purnama), berkaitan dengan kemungkinan diterima atau tidaknya tuntutan jaksa, dalam vonis hakim pada sidang terakhir tanggal 9 Mei 2017 nanti. “Bola sudah ditangan hakim, dilimpahkan ke sana,” ujar Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Jumat (5/5).

Oleh karenanya, lanjut Prasetyo, saat ini tinggal menunggu hakim yang akan memutuskan perkara mantan Bupati Belitar tersebut. “Kita ajukan tuntutan pidana, tinggal hakim yang mendapatkan giliran untuk memutuskan perkaranya,” katanya.

Selanjutnya, dirinya berkeyakinan jaksa mengenakan Pasal 156 atau dapat dikatakan Ahok tidak terbukti melakukan tindak penistaaan agama.

“Jaksa berkeyakinan yang dapat membuktikan Pasal 156 KUHP itu, mengacu fakta-fakta persidangan. Nanti hakim yang memutuskan,” tambahnya.

Seperti diketahui, dalam perkara itu jaksa mendakwa Ahok dengan Pasal 156 KUHP atau tindak permusuhan di depan orang atau golongan dan Pasal 156A KUHP terkait penistaan agama.

Namun dalam tuntutannya, jaksa umum mementahkan sendiri dakwaannya dengan menyatakan pasal 156A KUHP tidak terbukti sehingga sejumlah pengamat menilai posisi JPU menyerupai kuasa hukum terdakwa.

Ahok pun hanya dituntutan satu tahun dengan masa percobaan dua tahun penjara alias tidak ditahan. Bahkan jaksa tidak mengacu kepada yurisprudensi dalam perkara serupa yang rata-rata ditahan antara 2,5 tahun penjara sampai lima tahun penjara.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait