Senin, 27 Juni 22

Inilah Bakal Cawapres Jokowi Pilihan Warga Versi Seword dan PKP Berdikari

Aura Pemilu dan suasana politik, khususnya Pilpres 17 April 2019 sudah mulai terasa. Beberapa tokoh sudah mulai tebar pesona dan pencitraan. Para tokoh politik mulai menabuh gendangnya masing-masing menurut pandangan politik partainya maupun menurut keinginan pimpinan partainya. Bahkan ada tokoh yang menjadi pimpinan partai, langsung memainkan gendangnya.

Semua menunggu reaksi audiens, simpatisan, pemimpin-pemimpin ormas, bahkan reaksi lawan. Adagiumnya jelas, siapa yang akan menari dilihat sebagai konsekuensi dari hukum “aksi-reaksi”.

Tetapi di sisi lain, belum jelas siapa yang akan maju sebagai capres selain Joko Widodo yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden ke 7 RI. Padahal tanggal 4 Agustus 2018 adalah tanggal dimulainya pendaftaran Capres dan Cawapres Pemilu 2019.

Sebagai Capres, Jokowi juga sedang menimbang- nimbang, merenungkan dan tentu meminta masukan dari pimpinan partai maupun tokoh masyarakat : “siapa gerangan” yang dapat mendampinginya sebagai Cawapres.

Sadar akan hal itu, untuk memeriahkan “Pesta Demokrasi 5 Tahunan”, Pusat Kajian Pengembangan Berdikari (PKP Berdikari) bekerjasama dengan Seword, telah mengajak warga atau masyarakat untuk berpartisipasi, memberi masukan dan usulan nama Cawapres yang cocok untuk mendampingi Presiden Jokowi Periode 2019-2024.

Dari rilis yang dikeluarkan oleh Osmar Tanjung dan Alifurahman, yang mewakili tim juri dari PKP Berdikari dan Seword, masukan ini dikemas dalam event “Lomba Menulis Cawapres Jokowi Pilihan Warga” yang sudah diselenggarakan sejak tanggal 10 April s/d 10 Juni 2018.

Saat dihubungi redaksi indeksberita.com, Osmar menjelaskan dalam waktu dua bulan masa pemuatan tulisan yang layak muat di seword.com, ada 43 nama yang menjadi usulan warga dari 130 tulisan yang memenuhi syarat untuk ikut dalam lomba penulisan sebagaimana syarat yang ditetapkan Tim Juri.

Osmar mengungkapkan bahwa Tim Juri bersepakat bahwa setiap 1 tulisan menyebut 1 nama bakal Cawapres. Usulan nama dalam tulisan ditetapkan sebagai 1 suara dalam metode pemungutan suara (voting). Dengan demikian lanjut Osmar, 130 tulisan yang layak muat sama dengan 130 suara.

“Pemilihan bebas, langsung dan umum ini, adalah pilihan terbuka berdasarkan argumen masing-masing penulis. Tim Juri hanya mencatat dan mengkompilasi setiap tulisan yang layak muat,” ungkap Osmar.

Mengingat ada 43 nama yang masuk, lanjut Osmar, Tim Juri sementara ini mengumumkan 10 besar nama-nama yang menjadi pilihan warga dengan tetap memperhitungkan kemungkinan nama lain untuk dapat menjadi Bakal Calon Wakil Presiden nya Jokowi.

Bagi Tim Juri, nama-nama yang muncul tidaklah mengejutkan karena sering diperbincangkan warga baik secara langsung maupun melalui media sosial dan media lainnya. Adapun nama-nama dimaksud dengan hasil voting terbesar yakni :

1. Mahfud MD, mantan Ketua MK, dengan mengantongi 25 suara.

2 Jenderal (purn) Moeldoko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden dengan 14 suara.

3. Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar dengan 8 suara.

4. Gus Romy, Ketua Umum PPP, mendapat 7 suara.

5-8. Chairul Tanjung, Susi Pudjiastuti, Tito Karnavian dan Cak Imin masing-masing mendapat 6 suara,

9. Menteri Keuangan Sri Mulyani  memperoleh 5 suara

10. Mantan Panglima TNI – Gatot Nurmiyanto mendapat 4 suara

Ada beberapa nama yang diusulkan oleh warga yang cukup mengejutkan bagi Tim Juri. Mereka adalah Suryo Paloh, Rizal Ramli, Prabowo Subianto, Ahok dan Jusuf Kalla yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Presiden. Bagi beberapa warga, mereka pantas menjadi Cawapres Jokowi.

Dari 130 tulisan, Tim Juri akan memilih 20 tulisan terbaik berikut nama yang diusulkan sebagai Balon Wapres Jokowi. “Tim Juri akan mengumumkan hasilnya pada awal Juli 2018,” pungkas Osmar

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait