Kamis, 1 Desember 22

ikut Rakernas Adeksi di Bali, 4 Hari DPRD Kota Bogor Tak Berpenghuni

Selama 3 hari, dimulai dari Rabu (25/4/2017) hingga Jumat (28/4/2017) mendatang, seluruh anggota DPRD Kota Bogor berada di Bali. Kehadiran mereka untuk menghadiri Rakernas Adeksi (Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia) yang ke 2.

Disampaikan Ketua DPRD Kota Bogor yang juga Wakil Ketua Umum Adeksi Indonesia, Untung Maryono kepada indeksberita.com melalaui telepon, Kamis (27/4/2017), Rakernas Adeksi yang dihelat di Kuta, Bali tersebut dihadiri ribuan peserta DPRD se Indonesia itu mengangkat tema ‘Peran DPRD Dalam Merawat Kebhinekaan dan Mewujudkan Keadilan Sosial di Daerah’.

“Terkait dengan itu, pelaksanaan Rakernas Adeksi ini diharapkan dapat menghasilkan aksi-aksi nyata dalam mewujudkan tema tersebut sehingga Indonesia akan dapat mewujudkan cita-citanya yaitu mewujudkan keadilan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tukasnya.

Legislatif, sebutnya, sebagai mitra eksekutif perlu bersinergi dalam penyusunan anggaran mengingat dengan penyusunan anggaran yang tepat akan dapat mewujudkan keadilan yang merata bagi seluruh masyarakat.

“Dengan sembilan program prioritas ‘Nawa Cita’ yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, dijabarkan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan keadlian yang merata di setiap daerah di Indonesia,” kata Untung.

Ia menambahkan, Rakernas Adeksi tersebut untuk menegaskan kebhinekaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia.

“Bhineka Tunggal Ika harus dibumikan, demikian juga Pancasila untuk mewujudkan persatuan bangsa. Itu juga yang dibahas dalam Rakernas Adeksi ke-II ini. Perbedaan agama, etnis, suku bukanlah menjadi musibah ataupun sebagai pemicu konflik. Dengan kebhinekaan akan membawa kita dalam persatuan yang semakin kuat,” ucapnya.

Sementara, Ketua Umum Adeksi, Haji Armuji menyampaikan ungkapan syukur bangsa Indonesia saat ini tidak dilanda kesulitan seperti peperangan, pertikaian antar saudara, dibandikan dengan negara lain.

“Hal ini patut disyukuri, namun kita selalu wapada tak boleh kendor, di tengah-tengah segenap usaha pemerintah dan masyarakat untuk membangun. Adeksi merasa perlu turut serta memberikan karakter bangsa Indonesia sesuai tugas pokok dan fungsi Dewan bersama dengan jajaran pemerintah dalam upaya menciptakan stabilitas  serta sikap toleran menghargai kebhinekaan,” terangnya.

Rakernas yang dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik , Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Jendral TNI (Purn) Wiranto menyatakan anggota DPRD dalam melaksanakan kinerja di daerah diharapkan dapat mengeliminasi konflik-konflik sosial yang terjadi sekarang ini. Salah satunya terkait perbedaan agama, suku serta perbedaan sosial. Wiranto juga memberikan apresiasi terkait kegiatan ini,  mengingat tema rakernas Adeksi saat ini sangat strategis dan penting untuk keberlangsungan hidup bangsa Indonesia yakni adanya kepedulian untuk merawat kebhinekaan dalam rangka menuju keadilan sosial di daerah.

Pihaknya juga mendorong tema peran DPRD dalam merawat kebhinekaan dan mewujudkan keadilan sosial di daerah tidak hanya menjadi sekedar tema, namun dapat diwujudkan dalam program nyata dalam rakernas Adeksi kali ini.

Sebagai informasi, Adeksi merupakan organisasi otonom dan independen terdiri dari 90 DPRD Kota seluruh Indonesia. Adeksi didirikan pada tanggal 26 Juni 2001 sebagai bagian dari program desentralisasi yang lebih dikenal dengan otonomi daerah.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait