Selasa, 5 Juli 22

IHCS : Pengangkatan Arcandra Merupakan Pelanggaran Hukum

Keputusan Presiden Joko Widodo mencopot Menteri ESDM Arcandra Tahar dinilai merupakan jawaban atas polemik yang terjadi terkait dwikewarganegaraan Arcandra.

Ketua Komite Pertimbangan Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) Gunawan mengatakan, pengangkatan Arcandra menjadi Menteri ESDM merupakan pelanggaran hukum.

“Meski kemudian sudah diberhentikan sebagai menteri. Namun sewaktu menjabat Menteri ESDM, dia sudah mengeluarkan izin baru ekspor konsentrat bagi PT. Freeport Indonesia (PTFI),” ujar Gunawan di Jakarta, Selasa (16/8).

Meskipun hanya sebentar menjabat Menteri ESDM, Sambung Gunawan,  Arcandra memiliki peran strategis memuluskan jalan izin ekspor konsentrat.

“Letak strategisnya adalah karena menurut Undang-Undang Minerba dilarang ekspor bahan tambang mentah dan kewajiban perusahaan tambang termasuk PTFI mendirikan smelter (industri pengolahan dan pemurnian),” kata Gunawan.

“Selain hal tersebut di atas kontrak karya PTFI harus segera disesuaikan dengan UU Minerba, penyesuaiannya itulah yang disebut renegosiasi,” tambahnya.

Menurut Gunawan, Hingga kini renegosiasi KK PTFI belumlah selesai dan PTFI belum menjalankan kewajiban membangun smelter.

“Jadi izin baru ekspor konsentrat untuk PTFI haruslah dipandang tidak sah, tidak saja karena tidak sahnya Arcandra sebagai menteri, tapi juga karena keputusannya yang melanggar UU Minerba,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Eksekutif IHCS, Ridwan Darmawan mengatakan, jika dinilai secara hukum, orang yang berkewarganegaraan ganda tidak berhak menjadi atau diangkat menjadi Menteri sesuai UU kementerian Negara.

“Maka otomatis posisi menteri ESDM 20 hari terakhir sesuai masa tugas AT harus dianggap kosong,” tegas Ridwan di Jakarta.

Sehingga, kata Ridwan,  semua kebijakan-kebijakan yang telah dibuat oleh Arcandra Tahar, terutama kebijakan yang sifatnya strategis harus dianggap tidak pernah ada.

“Minimal dilakukan kembali review kebijakan yg telah dikeluarkan oleh AT,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait