Minggu, 26 Juni 22

HUT Bogor Ke-534, Rapat Paripurna Bernuansa Sunda

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono secara resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa di gedung dewan yang menjadi puncak peringatan Hari Jadi Bogor Ke-534. Dalam rapat paripurna yang dihadiri Walikota Bogor Bima Aria Sugiarto, Wakil Wali Kota Usmar Hariman dan jajaran SKPD, anggota dewan dan ratusan tamu undangan lainnya seluruh peserta yang hadir mengenakan pakaian khas Sunda dan menggunakan bahasa Sunda.

Dalam sambutannya, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, peringatan Hari Jadi Bogor tidak terlepas dari sejarah panjang berdirinya Kerajaan Pajajaran.

“Dipilihnya tanggal 3 Juni sebagai Hari Jadi Bogor bersamaan dengan dinobatkannya Prabu Siliwangi. Sejarah tersebut, dapat diresapi bahwa Bogor tidak lepas dari sejarah bangsa, mulai dari zaman kerajaan hingga masa penjajahan,” tuturnya di ruang rapat DPRD Kota Bogor, Jumat (3/6/2016).

Bima melanjutkan, Kota Bogor yang dulunya merupakan kota peristirahatan yang hanya dihuni sekitar 800 ribu penduduk dan kini telah berkembang menjadi kota besar yang dihuni lebih dari 1 juta penduduk.

“Mari sama-sama kita menghargai para leluhur yang telah berjuang hidup dan mati untuk menjadikan kita sebagai negara merdeka,” kata Bima.

Usai rapat paripurna, sekitar 5000 warga Kota Bogor dapat jamuan makan siang gratis di halaman Balaikota Bogor. Adapun makanan cuma-cuma yang disajikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini merupakan kuliner khas Kota Bogor seperti soto mie, asinan, laksa, dan beberapa lainnya.

“Walau harus berdesakan saat ambil kupon, lumayan lah bisa ikut makan gratis sekaligus cucurak dan ikut rayakan ulang tahun Bogor,” tutur Aisyah (46), ibu rumah tangga kepada indeksberita.com.

Selain makan bersama kepala daerah, jajaran SKPD dan para wakil rakyat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor juga memberikan KTP gratis kepada warga yang berusia 17 tahun. Sebelumnya perayaan Hari Jadi Bogor ke-534 sudah diramaikan dengan berbagai acara seperti membersihkan sampah di sungai Ciliwung, festival payung, penanaman pohon, tebar ikan, festival musik, pagelaran wayang golek semalam suntuk, perlombaan olah raga, pawai mobil hias, Bogor Expo, dan lain-lain. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait