Rabu, 6 Juli 22

“Hadiah” Harkop, 438 Koperasi di Bogor Malah Bakal Dibubarkan

BOGOR – Ironis! Kemeriahan perayaan Hari Koperasi (Harkop) Nasional di Jambi, Kamis (21/7) yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak terlihat di Kota Bogor. Saat ini, ratusan koperasi di kota ini diketahui tengah mati suri. Betapa tidak, disinyalir akibat tidak ada pembinaan yang benar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sebanyak 438 koperasi kini sudah masuk dalam daftar yang bakal dibubarkan.

Dari data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, di kota hujan ini terdapat 798 koperasi. Tahun ini, secara periodik terdapat 60 koperasi dipastikan bakal mendapat giliran awal dibekukan.

“Ya, pembubaran ini akan dilakukan secara berkala. Kita tidak malu menyampaikan ada banyak koperasi yang tidak aktif di Kota Bogor,” tukas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Eko Prabowo kepada indeksberita.com melalui telepon, Jumat (22/7/2016).

Mantan Kepala Dinas Satpol PP Kota Bogor yang baru sebulan menjabat pimpinan Dinas Koperasi tersebut mengatakan, ke depan pihaknya akan melakukan pembenahan.

“Kita akan lakukan pembinaan optimal terkait koperasi. Dari data yang kita miliki, koperasi yang masih aktif akan kita lakukan komunikasi apa yang menjadi kendalanya. Dan, kita akan lakukan upaya untuk melakukan pembinaan untuk menyehatkan koperasi di Kota Bogor,” tuturnya.

Terpisah, banyaknya koperasi yang akan dibubarkan di Kota Bogor juga dikomentari anggota Komisi B, DPRD Kota Bogor, Ence Setaiwan.

“Semestinya, Dinas Koperasi dan UMKM lebih giat melakukan pemberdayaan agar tidak banyak koperasi yang bubar. Saya setuju seperti yang disampaikan Presiden RI Jokowi, saat ini banmyak koperasi yang menganggur. Penyebabnya, tidak hanya karena terbentur modal tapi akibat kurang modernnya koperasi sekarang,” tuturnya.

Dia memberi contoh, saat banyak toko atau lapak mulai menjadi e-commerce, koperasi di banyak tempat malah belum melakukan pemutakhiran manajemen. Dampaknya, sulit bersaing.

“Seharusnya, pemkot mewakili negara, melalui Dinas Koperasi dan UMKM hadir ikut memberdayakan dengan membantu melakukan pelatihan dan pendewasaan manajemen,” tuntasnya.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya, Kamis (21/7/2016), Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-69 Tahun 2016, di halaman Kantor Gubernur Jambi, minta agar semua koperasi di Indonesia untuk berbenah diri. Presiden Jokowi juga mengungkapkan, dari 212 ribu koperasi di Indonesia, tapi yang aktif hanya 150 ribu.

Dalam kaitannya dengan upaya memenangkan persaingan, Presiden memberikan solusi kepada para pelaku usaha koperasi di Indonesia untyuk membuat kelompok usaha koperasi yang saling bergabung agar memiliki skala ekonomi yang tinggi. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait