Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga Jumat (23/9) pagi, hari terakhir pendaftaran untuk pasangan calon (paslon) kandidat di Pilkada DKI Jakarta, belum juga mengumumkan siapa paslon yang akan diusungnya. Kedua partai tersebut, masih menunda pengumumannya.
Penundaan tersebut disampaikan oleh Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang didampingi oleh Sekjen PKS Mustafa Kamal pada Jumat sekitar pukul 04.05 WIB di rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV No. 4, Jakarta Selatan.
“Nama Cagub dan Cawagub akan diumumkan pada Jumat siang seusai shalat Jumat atau habis Ashar di tempat ini juga,” kata Ahmad Muzani.
Setelah diumumkan, pasangan calon gubernur akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada sore hari.
Setelah cagub dan cawagub akan melaksanakan shalat Jumat di Mesjid At Taqwa.
“Partai Gerindra dan PKS akan mengumumkan nama Cagub dan Cawagub yang langsung disampaikab oleh Pak Prabowo bersama Dewan Syuro PKS di tempat ini dan kami mohon doanya,” kata Ahmad Muzani.
Penundaan itu, katanya terkait soal administrasi.
Hingga kini, baru koalisi pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang telah mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Mereka diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem.
Sementara paslon yang diusung Poros Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, rencananya akan mendaftar pada Jumat (23/9) malam nanti.