Sabtu, 3 Desember 22
Beranda Featured GBHN Akan Hidup Kembali

GBHN Akan Hidup Kembali

0
GBHN Akan Hidup Kembali

Jakarta – Sejumlah kalangan sepakat untuk menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN).  “Haluan negara penting untuk menjalankan koridor pemerintahan yang substantif dan aspiratif”, ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam pidato pada acara “Konvensi Nasional tentang Haluan Negara”, di Balai Sidang Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Zulkifli mengatakan lebih lanjut bahwa MPR telah melaksanakan kajian-kajian dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. MPR bahkan telah melaksanakan Rapat Gabungan dua bulan lalu, agar tahapan-tahapan seperti sosialisasi masukan dapat segera dilakukan.

Sementara itu Ketua Umum Partai Golkar mengatakan bahwa GBHN merupakan suatu hal yang sangat penting dalam Undang-undang.

“GBHN itu adalah suatu produk Undang-undang. Karena itu tidak bisa diubah dengan semaunya oleh presiden terpilih,” ujar Aburizal sebelum acara dimulai.

Di tempat sama, Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor, Ravik Karsidi mengatakan ketiadaan haluan negara menghilangkan absennya strategi ideologi negara dalam pembangunan.

“Haluan negara merupakan merupakan kebutuhan mendesak karena merupakan upaya sistem pencanangan yang holistik dan jangka panjang seluruh rakyat Indonesi,” ujarnya

Ravik lebih lanjut menjelaskan perbedaan haluan negara dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). “RPJP teknokratis dan penjabatan prioritas kerja, haluan negara adalah strategi ideologi lebih kearah pembangunan,” ujarnya.

Dia menegaskan mengidentikkan haluan negara dengan Orde Baru tidak tepat, sehingga menghidupkan haluan negara tidak berarti menghidupkan Orde Baru.

Selain Zulkifli Hasan dan Aburizal Bakrie, acara itu juga dihadiri oleh beberapa tokoh nasional, antara lain Megawati Soekarnoputri, Try Sutrisno, Hidayat Nur Wahid, Akbar Tanjung, Hasto Kristiyanto, Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Ketua Umum FKPPI sekaligus Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo, Yudi Latief, serta para akademisi yang tergabung dalam Forum Rektor.

Acara itu digelar oleh Aliansi Kebangsaan, FKPPI, dan Forum Rektor. Membahas wacana pembentukan kembali Haluan Negara merupakan agenda utama acara tersebut.