Senin, 27 Juni 22

Forum Aktivis 98 Nilai Duet Ahok-Djarot Layak Dipertahankan

Kepemimpinan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dinilai layak dipertahankan dan dilanjutkan untuk periode 2017-2022 karena telah terbukti mampu mengatasi sejumlah persoalan Jakarta dengan baik. Pasangan petahana ini, juga dipandang pas dan memiliki kapasitas untuk mewujudkan cita-cita gerakan Reformasi, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Penilaian itu disampaikan oleh sejumlah aktivis lintas organisasi yang tergabung dalam “Forum Aktivis 98 untuk Ahok” (FA 98 Ahok) dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (17/8/2016), terkait peluang keduanya sebagai calon gubernur/wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

“Gerakan reformasi merupakan sebuah gerakan berkelanjutan yang bertujuan untuk melakukan perubahan dan pembaruan yaitu memperbaiki tatanan kehidupan politik, ekonomi sosial dan budaya,” kata Taufan Hunneman, salah seorang aktivis forum yang pada saat gerakan Reformasi 98 tergabung di Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera).

Lebih lanjut Taufan mengatakan keyakinannya bahwa terwujudnya cita – cita reformasi tersebut akan membuat DKI Jakarta menjadi lebih baik. Terlebih, lanjutnya, duet Ahok dan Djarot selama ini terbukti mampu mengatasi kompleksitas persoalan di Jakarta.

“Kinerja Ahok-Djarot sudah teruji dalam membenahi DKI Jakarta,” imbuhnya. Karena itu, keberlanjutan pasangan Ahok-Djarot, menurut Taufan, akan memudahkan koordinasi untuk melanjutkan program – program yg sudah dicanangkan bersama oleh mereka selama ini.

Sementara itu, aktivis “FA98 untuk Ahok” lainnya, Sulaiman Haikal mengatakan bahwa rumitnya persoalan di Jakarta hanya dapat diatasi lewat kepemimpinan yang saling mengisi baik dalam aspek loyalitas maupun profesionalitasnya. Haikal menilai sinergi tersebut telah ditunjukkan oleh Ahok dan jarot dengan baik.

Oleh karena itu, lanjut aktivis Pijar Indonesia ini, sekarang adalah momentum tepat bagi warga Jakarta mendapatkan pasangan ideal yang punya kapasitas dan idealisme untuk melakukan pembenahan secara komprehensif di semua sektor.

“Kami meyakini Ahok dan Djarot akan melakukan pembenahan secara sistemik baik di sektor birokrasi, pelayanan publik, dan tata kelola administrasi pemerintahan,” ujar Haikal.

“Keduanya telah terbukti menerapkan pemerintahan daerah berdasarkan prinsip-prinsip good governance sehingga pemerintahan menjadi efektif, efesien, transparan dan akuntabel,” lanjut Haikal.

Sementara itu, terkait posisi dan kapasitas Djarot Saiful Hidayat sebagai salah satu kader terbaik PDI Perjuangan, aktivis FA98 Iwan Sulaiman Soelasno tak membantahnya Justru karena kapasitasnya itulah, Iwan berharap agar PDI Perjuangan mengambil momentum untuk mengusung Ahok – Djarot agar partai itu menorehkan sejarah yang baik dalam perubahan di Jakarta.

Selanjutnya Iwan menggarisbawahi tentang pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta tidak serta merta dapat dilakukan secara sepihak oleh pemerintah Provinsi.

Menurut mantan Ketua Senat Mahasiswa FISIP Universitas Nasional itu, upaya membenahi Jakarta jelas tidak mungkin dilakukan secara sepihak oleh salah satunya, tapi melalui kemitraan yang kritis namun harmonis  antara kedua lembaga tersebut.

“Ahok dan Djarot piawai dalam mencapai konsensus politik dengan DPRD sehingga stabilitas politik dan pembangunan di Jakarta terjamin,” pungkas Iwan.

 

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait