Rabu, 29 Juni 22

DPR Dorong Pemerintah Terbitkan PP Perlindungan Guru

Terkait aksi kekerasan yang menimpa Guru Dasrul di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota Komisi X DPR RI Reni Marlinawati meminta pemerintah untuk mengambil langkah konkrit untuk menyudahi praktik kriminalisasi dan tindakan kekerasan terhadap guru.

“Saya mendorong Mendikbud, Kapolri, Jaksa Agung, KPAI, organisasi profesi guru dan stakeholder lainnya agar bertemu untuk menyamakan persepsi dan pandangan atas persoalan ini,” ujar Reni dalam riisnya yang diterima indeksbetita.com di Jakarta, Jumat (12/8).

Reni mengatakan, dalam sejumlah kasus yang mencuat, aparat penegak hukum menjerat para guru dengan UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Di satu sisi profesi guru juga diatur dalam UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Di Pasal 39 ayat (2) UU No 14 Tahun 2005 secara jelas dikatakan bahwa guru berhak mendapat perlindungan hukum, perlindungan profesi dan perlindungan keselamatan kerja serta kesehatan kerja,” kata Reni.

Reni menambahkan, sebaiknya seluruh stakeholder menyamakan persepsi agar peristiwa yang muncul tidak terulang kembali. Oleh karena itu, Ketua Fraksi PPP DPR ini mendorong pemerintah untuk menerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang perlindungan guru sebagai tindak lanjut dari Pasal 39 ayat (2) UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Langkah tersebut untuk menegaskan kehadiran negara memberikan perlindungan kepada guru. Langkah ini diharapkan dapat memutus praktik yang meresahkan guru. Langkah ini juga bentuk komitmen negara dalam menyelesaikan persoalan ini secara komprehensif dan berkesinambungan. Langkah ini sebagai bentuk sikap antisipatif dan preventif agar di waktu mendatang tidak terulang kembali,” tegasnya.

Anggota DPR dari Dapil IV Jawa Barat (Kota/Kab. Sukabumi) itu juga menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa kekerasan yang menimpa Bapak Dasrul guru di SMK 2 Makassar sebagai korban pemukulan.

“Guru yang semestinya menjadi teladan dan panutan menjadi tidak memiliki marwah,” tandasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait