Kamis, 7 Juli 22

DPR Apresiasi Wacana Kenaikan Harga Rokok

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengaku bahwa banyak anggota DPR yang mendukung wacana kenaikan tarif rokok. Pasalnya, hal tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan.

“Secara informal antar anggota sudah dibicarakan, tetapi belum pada rapat formal. Yang jelas, ada banyak anggota yang tidak keberatan dengan kenaikan harga rokok tersebut,” ujar Saleh di Jakarta, Minggu (21/8).

Tak hanya itu, politisi PAN tersebut mengatakan, wacana kenaikan harga rokok perlu diapresiasi, hal ini merupakan keinginan politik dari pemerintah untuk mengurangi jumlah perokok yang ada di Indonesia.

Selanjutnya, Saleh pun berharap, kenaikan harga rokok menjadi momentum bagi para perokok untuk berhenti atau setidaknya mengurangi konsumsi rokok.

Namun, Saleh meminta pemerintah melakukan kajian secara serius dampak sosial dan ekonomi dari kenaikan tarif cukai dan harga rokok. Jangan sampai kenaikan harga rokok hanya menguntungkan pengusaha.

“Pemerintah harus memikirkan agar para petani tembakau juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Selain itu, kenaikan tarif cukai dan harga rokok jangan hanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan dari cukai semata. Menurut Saleh, peningkatan penerimaan cukai hanya bersifat temporal dan sektoral.

“Harus dibangun argumen logis bahwa kenaikan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan,” katanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait