Jumat, 9 Desember 22

DIY, Daerah Potensi Pembangunan Jalan

JOGJA – Dalam beberapa waktu terakhir ini, Pemerintahan Daerah bekerja sama dengan Pusat, sedang getol-getolnya membangun dan merekonstuksi jalan di beberapa daerah di DIY. Terdapat empat wacana pembangunan dan pelebaran jalan dalam rangka menurunkan kemungkinan sesaknya jalan utama Wates-Jogja menuju BBIK dan menjadikan DIY sebagai Satelit Pariwisata di Pulau Jawa.

Pengadaan jalan dari Borobudur menuju BBIK melewati jalur Kalibawang, contohnya. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) DIY, Sigit Saryanto anggota tim Pengendalian Inflasi Daerah, menjelaskan bahwa perencanaan ini merupakan keputusan presiden dalam rangka pembenahan infrastruktur Pulau Jawa bagian Selatan, di samping menjadikan BBIK sebagai bandara terpadu di Indonesia.

“Jalurnya itu membentang dari BBIK ke arah Utara, membelah Perbukitan Menoreh, menuju Borobudur. Jadi itu nanti sangat kuat (baca- keputusannya), karena itu Kepres, jadi 100% didukung pemerintah pusat,” jelasnya.

“Masalah nanti pelaksananya siapa, yang jelas kita sebagai pemerintah daerah, memiliki peran lebih terkait pada obyek-nya, yaitu menyediakan lahan dengan melakukan pembebasan tanah, bekerja sama dengan BPN.” jelas Saryanto di kantornya, Dishubkominfo DIY, Jl. Babarsari No. 30 (31/03).

Selain jalur Kalibawang, Jalur Lintas Selatan (JLS), pelebaran jalur utama Jogja-Wates dan Magelang-Jogja. Saryanto mengingatkan, sebenarnya DIY memiliki PR jalan yang harus dituntaskan, setidaknya sebelum dioperasionalkannya BBIK, yaitu PR dari proyek Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dalam menuntaskan wacana pembangunan jalan outer ring-road yang sudah direncanakan sejak 10 tahun yang lalu.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait