Senin, 26 September 22

Dewan Sarankan Disdik Buka Posko Pengaduan PPDB

BOGOR – Anggota Komisi D, DPRD Kota Bogor, Najamudin mengapresiasi Ombudsman yang minta masyarakat melapor jika ditemukan tindak kecurangan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan dibuka mulai 27 Juli mendatang. Menurutnya, hal itu perlu untuk menampung laporan kecurangan yang terjadi.

“Pelaksanaan PPDB sangat menentukan kualitas peserta didik sekolah. Dan, PPDB itu menjadi penentu keberhasilan proses pendidikan di setiap sekolah. Atas dasar itu seharusnya PPDB berlangsung jujur, kredibel, akuntabel, dan transparan,” ujarnya saat diwawancarai indeksberita.com, Sabtu (18/6/2016).

Menurutnya, tidak Ombudsman yang perlu melakukan pengawasan dengan membuka pesan singkat pengaduan terbuka.

“Idealnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor juga perlu membuat posko pengaduan untuk menampung keluhan pendaftar. Hal ini penting untuk mengantisipasi praktik kecurangan,” ujarnya.

Adanya pungutan di sekolah negeri untuk siswa didik baru yang menurut Ombudsman tidak dilazimkan diakui masih terjadi di Kota Bogor.

“Saat ini untuk sekolah negeri di Kota Bogor, baru SD dan SMP yang tidak memberlakukan pungutan. Sementara, tingkat SMA, SMK atau yang sederajat, masih kerap terdengar adanya pungutan. Selain itu, ketentuan 20 persen untuk siswa tidak mampu di sekolah negeri, juga sulit mengontrolnya karena selama ini pihak Disdik, hingga DPRD Kota Bogor diakui masih mendengar laporan sepihak. Jadi, untuk itu harus ada aduan dari masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, Ombudsman perwakilan Jawa Barat saat ini sudah membuka posko pelaporan kecurangan PPDB untuk mengantisipasi praktik maladministrasi berupa penyimpangan prosedur. Aduan tersebut bisa disampaikan pendaftar sisa didik baru dengan mendatangi langsung ke kantor Perwakilan Ombudsman Jabar atau melalui sambungan telepon di nomor 022-7103373. Selain itu, bisa juga melalui surat elektronik dengan alamat pengaduan.ombudsmanjabar@gmail atau sms center nasional melalui nomor 08976449566 dengan format laporan nama pelapor*nomor KTP*nama sekolah*isi laporan. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait