Kamis, 1 Desember 22

Dermaga Kebanggaan Indonesia di Sebatik Siap Diresmikan Presiden

Nunukan – Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Negeri Sabah-Malaysia, maka menciptakan sarana pertahanan sebagai benteng kedaulatan adalah hal yang tak bisa ditawar. Untuk itu bukan tanpa alasan pula jika pemerintah Indonesia melalui TNI Angkatan Laut  kemudian membangun basis pertahanan berupa sebuah Dermaga Pertahanan di Sei Pancang, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara.

Komandan Pos AL Sei Pancang, Let. Arumbai, menuturkan bahwa dermaga sepanjang 200 meter dan trestle dengan total panjang 2.100 meter atau 2,1 kilometer yang dibangun sejak Mei 2016 dengan anggaran mencapai Rp. 1.28 Miliar yang menurut rencana akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tersebut, saat ini hampir rampung.

“Progresnya itu Dermaga 97 persen, tinggal 3 persen pemasangan fender itu aja, untuk tambatan merapat kapal,” tuturnya, Senin (8/5/2017) di Nunukan.

Arumbai menargetkan dalam minggu ini dermaga yang akan menjadi ikon dan kebanggaan Indonesia di perbatasan tersebut akan rampung 100% dan tinggal diresmikan sebelum digunakan.

Di samping membangun dermaga pertahanan, pemerintah juga membangun menara tiga tingkat yang saat ini pengerjaanya telah mencapai 80%. Namun Arumbai menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan bahwa pembangunan Menara tersebut akan rampung sebelum diresmikan Presiden.

“Kemungkinan Presiden pasca Lebaran meresmikan (Dermaga dan Menara-red) dan itu sudah beres semua kerjaan, tinggal tunggu peresmian saja,” ungkapnya.

Arumbai juga memaparkan bahwa keberadaan dermaga yang berhadapan langsung dengan Kota Tawau-Sabah tersebut, nantinya akan menjadi tempat sandar beberapa Kapal Tempur seperti KRI Teuku Umar, KRI Sultan Uku, dan Kapal Tempur lainya.

‘’KRI yang sandar disini nanti yang beratnya 1000 DWT, setingkat kelas Parchim yang dilengkapi rudal, RGP, dan sebagainya,’’ pungkas Arumbai.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait