Selasa, 26 September 23

Denny JA : Pidato Politik Prabowo adalah Sikap Politik yang Dibutuhkan Warga

Kurang dari 2 minggu jelang pencoblosan Pilkada DKI, Prabowo Subianto, ketua umum Partai Gerindra mengeluarkan video pidato politik, yang disebar oleh pengikutnya melalui media sosial. Isi pidato politik Prabowo salah satunya mengenai jaminannya atas keberlangungan Keberagaman di Jakarta. Secara tegas Prabowo menyatakan bahwa tak ada kompromi bagi tegaknya Pancasila, UUD 45, dan NKRI di Jakarta.

“Saya, Prabowo, akan menjadi orang pertama yang menurunkan Anies-Sandi jika mereka tak setia pada konstitusi. Anies dan Sandi karena diusung juga oleh Gerindra pasti mendukung keberagaman, Bhineka Tunggal Ika,” ujar Prabowo di pidatonya dengan nada tegas.

Dalam pidato politik Prabowo tersebut, Prabowo bukan hanya mencoba meyakinkan pemilih atas nilai Kebhinekaan dan Kebangsaan Anjes-Sandy, Ia juga meyakinkan bahwa kebhinekaan di bawah Anies-Sandi akan lebih stabil dan aman. Menurutnya, situasi lebih stabil dan aman karena kebhinekaan yang dijaga oleh Anies-Sandy adalah kebhinekaan yang berkeadilan sosial.

Seperti diketahui, dua hari sebelum pidato politik Prabowo keluar, Denny JA pada hari Kamis (6/4/2017) berkunjung ke Hambalang. Saat ditanyakan apakah pertemuan tersebut untuk memenangkan Anies-Sandy, Denny menyatakan bahwa pembahasan tentang Pilkada Jakarta hanya satu dari banyak hal yang dibicarakannya dengan Prabowo.

“Politik terlalu penting jika direduksi hanya soal pergantian kekuasaan. Yang paling tinggi dan paling mulia dari politik seharusnya perjuangan nasib orang banyak. Akan diarahkan kemana nasib warga Jakarta setelah pilkada nanti, pertanyaan ini yang saya bawa menuju Hambalang,” ujar Denny. melalui pesab tertulis yang kami terima pada hari Minggu (9/4/2017).

Berkaitan dengan pidato politik Prabowo yang berisi jaminan keberkelanjutannya semangat Kebhinekaan dan Kebangsaan di Jakarta, Denny sangat yakin atas komitmen Prabowo berjuang untuk nilai-nilai tersebut.

“Perjumpaan saya dengan Prabowo saat itu semakin menguatkan kesan. Ia pemimpin yang kuat, cerdas, cepat bergerak, dan memiliki core philosophy yang sudah dihayati soal kemana bangsa ini harus dibawa. Dan lebih dari itu terasa penghormatannya yang mendalam bagi keberagaman umat beragama. Sekaligus juga terasa ¬†janji setianya pada Pancasila,” ujar Denny.

Denny lalu menjelaskan tentang pertemuannya dengan Prabowo. Dirinya sejak jam 6.00 pagi, berangkat dari rumahnya, menuju Hambalang. “Saya dikabarkan Mulyadi, teman dari Gerindra, bahwa saya ditunggu Prabowo jam 8.00 pagi di Hambalang,” ujar Denny

Denny menjelaskan bahwa sesampainya di hambalang, Ia bersama Mulyadi berdiskusi dengan Prabowo, selama 2 jam tentang banyak hal, mulai dari pemilihan kepala desa di lingkungan hamabalang, profesionalitas ketentaraan, politik nasional sampai perkembangan perekonomian dunia terbaru. Menurut Denny dalam diskusi tersebut, justru Prabowo sangat antusias saat bicara Pilkada Jakarta.

“Terasa passion Prabowo lebih memuncak. Terutama ketika membahas tentang apa yang bisa dilakukan secara signifikan, selama 2 minggu jelang pencoblosan. Nah dua hari setelah itu, lahirlah video pidato Prabowo yang menurut saya powerful,” urai Denny.

Menurut Denny, melalui pesan tertulis, Anis Baswedan menyatakan sikap yang senada dengan sikap politik yang ditunjukan Prabowo, mengenai arah pembangunan Jakarta kedepannya. “Jakarta seperti itu yang ia inginkan. Dan memang Jakarta seperti itu yang mayoritas publik dambakan,” tutup Denny

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait