Senin, 27 Juni 22

Dampak Perubahan Rute SSA, Angkot Ogah Turunkan Tarif

BOGOR – Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya premium, sudah turun mulai Jumat 1 April 2016, namun sejumlah pengemudi angkutan kota (angkot) Bogor menolak menurunkan tarip. Pemberlakuan ujicoba SSA yang semakin membuat jauh jarak tempuhnya dan perubahan rute menjadi dalih para pengemudi angkot.

“Bagaimana kita mau rela tarip angkot turun dari yang saat ini Rp3.500, kan jarak tempuh saja makin jauh karena adanya perubahan rute angkot gara-gara ujicoba SSA,” ujar pengemudi angkot 05, Cimahpar-Bogor, Deny saat diwawancarai indeksberita.com, Jumat (1/4/2016).

Komentar senada juga disampaikan Ujang, pengemudi angkot 06, Ciheuleut-Bogor.

“Bayangkan saja, karena SSA jarak tempuh jadi makin jauh. Belum lagi soal macetnya. Memang harga bensin sudah turun. Tapi kalau tarip angkot harus turun lagi, bagaimana soal setoran. Apalagi belakangan ini, penumpang angkot selalu sepi. Soalnya bos saya yang punya angkot saja tidak mau tahu, setoran harian harus Rp150 ribu,” tuturnya.

Sebagai informasi, dengan diberlakukannya ujicoba SSA, di seputaran Kebun Raya Bogor (KRB) membuat jalur angkot menjadi lebih panjang. Sebanyak 13 trayek angkot mengalami perubahan rute. Trayek angkot tersebut adalah 01, 02, 03, 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11, 13, 21, dan 23.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Achsin Prasetyo, mengatakan SSA memang berdampak berubahnya trayek angkot .

“Untuk trayek angkot 05, dari jalan Jalak Harupat akan menempuh Jalan Salak, Taman Kencana, dan Jalan Lodaya,” ujar Achsin.

Sedangkan trayek angkot 08, dari jalan Jalak Harupat sambungnya, akan menempuh Jalan Salak, Taman Kencana, dan Jalan Pajajaran. Trayek angkot 23, dari jalan Jalak Harupat akan menempuh Jalan Salak, Taman Kencana, dan Jalan Ceremai. “Sementara untuk trayek angkot 01, 02, 03, dan 10; dari BTM akan melewati jalur lambat Jalan Juanda lalu menuju Jalan Paledang,” jelas Achsin.

Achsin menambahkan, untuk trayek angkot 07, dari Jalan Ahmad Yani atau Air Mancur akan dibalik melalui Jalan Martadinata. “Trayek angkot 09, akan ada pengalihan lintasan dari Jalan Sambu-Bangka menjadi lewat depan Terminal Dan trayek angkot 21 akan melewati depan Terminal Baranangsiang berputar di Tugu Kujang,” tuntas Achsin. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait