Selasa, 26 September 23

Cuti, Ahok Tetap Taruh Barangnya di Balai Kota

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan tidak akan memindahkan barang-barangnya dari ruang kerja di Balai Kota selama ia cuti kampanye. Alasannya dia hanya cuti dan tidak berhenti sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Aku sudah bilang ke Plt Gubernur, barang-barang tidak mau aku keluarkan, aku taruh saja. Orang bukan berhenti kok, beliau juga orangnya sederhana sekali, cuma butuh satu laci kosong (untuk) taruh barangnya,” ujarnya di Balai Kota, Kamis (27/10).

Ia menambahkan, dirinya cukup membereskan berkas saja supaya tidak terlalu membebani kepada Plt. Hal tersebut dikarenakan masih banyak disposisi yang harus dilakukan terkait dengan berbagai pekerjaan yang dilaksanakan di DKI.

Kendati demikian, apabila dirinya cuti bukan berarti warga tidak bisa mengadu berbagai persoalan. Ia mengatakan, warga masih bisa melaporkan dan mengadu karena masih ada staf di Balai Kota yang akan terus melayani. Termasuk juga kesediaan Plt Gubernur untuk datang pukul 08.00 WIB guna melayani warga yang mengadu terlebih dahulu.

“Aduan lewat SMS juga tetap bisa dilakukan, itu jalan terus,” katanya.

Seperti diketahui, Ahok akan mulai cuti kampanye per 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 sebagai salah satu rangkaian yang harus dilakukannya sebagai peserta Pemilihan Gubernur DKI 2017.

Saat ditanya rencana kampanye, Ahok mengatakan belum memiliki rencana. Dia hanya menyiapkan satu unit mobil sebagai pengganti mobil operasional fasilitas Pemprov DKI Jakarta yang hari ini dia kembalikan.

“Besok mau ngapain ya? Hari ini balikin mobil. KPU belum putuskan (kampanye),” kata Ahok.

Ahok melanjutkan, saat kampanye nanti dia mempercayakan kesuksesan kampanyenya pada juru bicara (jubir) kampanye yang disediakan partai karena mereka memiliki kualitas yang bagus.

“Jubir sudah belajar semua bahan. Jubir yang dikirim partai ini pintar-pintar semua. Bukan saya yang pilih, partai. Saya hanya saran begini saja, hal-hal apa yang membuat kalian ragu sama saya, tanyakan,” kata Ahok.

Oleh sebab itu, Ahok meminta para juru bicara untuk menanyakan detil-detil soal Ahok agar tak ada keraguan saat penyampaian program dalam kampanye.

“Kalian ingin tahu saya, sekarang tanya. Supaya jangan sampai ada yang bertanya, kamu grogi. Karena kamu pun meragukan saya. Kalau kamu enggak ada keraguan pada saya pasti kamu pernah dengar teman-temanmu ragu, keluargamu ragu. Apa benar tuduhan itu, silahkan tanya, saya terbuka,” tutur dia.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait