Kamis, 6 Oktober 22

Curug Cilember, Wisata Alam 7 Air Terjun

Menyebut nama Curug Cilember, bukan tempat yang asing bagi pengunjung yang kerap berlibur atau berakhir pekan di Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Kawasan wana wisata air terjun dengan iklim pegunungan ini berada dilingkungan perbukitan dan hamparan pinus. Pada bulan Ramadan, pengunjung yang datang ke lokasi wisata dibawah naungan Perum Perhutani ini tidak seramai hari libur biasa.  

Curug Cilember mempunyai tujuh air terjun pada lokasi di tempat berbeda-beda yang dapat dicapai dengan berjalan kaki. Pengelola telah menyediakan jalur yang sangat jelas beserta peta petunjuk.

Air terjun tertinggi di tempat wisata tersebut mencapai ketinggian sekitar 45 meter. Berada di Desa Jogjongan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, air terjun ini kerap menjadi pilihan wisatawan karena lokasi dan keindahan alamnya yang menjanjikan kenyamanan. Tidak hanya kaya pesona fauna, di tempat wisata tersebut juga kerap dijumpai flora seperti burung hingga monyet.

Untuk mencapai lokasi tersebut tidak sulit, karena berada di dekat Pasar Cisarua. Jarak dari Jalan Raya Bogor-Puncak hingga ke pintu gerbang air terjun ini hanya berjarak sekitar 3 km. Jalan penghubung yang sudah beraspal dan bisa dilalui beragam kendaraan juga mendukung tempat wisata ini menjadi pilihan favorit yang paling diminati banyak pengunjung. Soal tiket masuk, tiap pengunjung dikenakan biaya Rp10.000. Sementara, kendaraan pribadi roda empat dan roda dua dikenakan tarip sama Rp10.000.

curug cilember 2“Selama bulan puasa ini, wisatawan yang datang terbilang sepi. Kalau pun ada itu pun hanya dari lingkungan Bogor dan sekitarnya. Tapi, kalau hari libur biasa, yang datang banyak dari luar Bogor,” ujar Wawan Ariawan (45) warga setempat yang sempat menawarkan penginapan kepada media online ini, Minggu (19/6/2016).

Sejauh mata memandang, alam menyuguhkan keelokan hijaunya yang asri  dikelilingi dengan hutan pinus. Selain air terjun, wilayah Curug Cilember juga kerap digunakan sebagai tempat perkemahan. Namun, seiring dengan datangnya bulan puasa, pantauan indeksberita.com tenda kemah yang disewakan dengan tarip Rp100 ribu per malam dilengkapi dengan sarana kamar mandi yang disediakan pengelola juga terlihat sepi.

“Ada 7 air terjun di Curug Cilember ini. Tapi, di bulan puasa pendatang hanya berkunjung  Curug 7 dan Curug 5. Sebab, lokasi air terjun tersebut jaraknya dekat dengan pintu masuk. Sementara, lokasi lain karena medan yang berbatuan dan jalan mendaki mungkin akan membuat melelahkan bagi yang tengah berpuasa. Itu juga yang membuat jarang dikunjungi,”terang pemuda pemilik warung makan di lokasi wisata tersebut.

Curug 7 berlokasi tak jauh dari tempat parkir kendaraan bermotor. Curug ini merupakan curug paling ramai di kunjungi, karena jarak tempuhnya yang paling dekat dengan parkiran kendaraan, juga karena lanskapnya yang masih dalam keadaan datar.

Curug Cilember didukung fasilitas toko penjual suvenir, aneka makanan ringan, serta dilengkapi beragam pilihan wisata seperti villa, flying fox, tempat penyewaan tenda hingga penangkaran kupu – kupu.

Saat sore menjelang, tidak sedikit kalangan remaja yang datang ke curug tersebut. Umumnya, pengunjung yang datang tidak untuk menikmati air terjun, tapi hanya untuk menghabiskan waktu menunggu waktu berbuka puasa. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait