Kamis, 6 Oktober 22

Cari Cagub Alternatif, 18 Organ Relawan Jokowi Lakukan Konsolidasi

Jakarta – Semangat untuk mengusung calon gubernur alternatif di Pilkada DKI Jakarta 2017 membuncah dalam acara konsolidasi 18 relawan Jokowi di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Selain membahas agenda memperkuat peran mereka dalam mengawal pemerintah agar betul-betul bekerja untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, dalam acara itu juga dibahas mengenai arah dukungan mereka dalam Pilkada Jakarta 2017.

Acara itu dipandu oleh Roy Maningkas, Johanes Joko, M Yamin, Teddy Wibisana dan Budi Ari, yang mewakili BaraJP, Duta Jokowi, Seknas Jokowi, Almisbat, dan Projo.

Ahok Sulit Diterima

Pimpinan setiap organ menjelaskan posisi politik mereka menghadapi Pilkada Jakarta. Dari seluruh paparan, relawan Jokowi menilai kepemimpinan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok sulit untuk diterima.

Salah satu alasan yang mengemuka adalah karena mereka menilai gaya kepemimpinan Ahok jauh berbeda dengan Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKi Jakarta.

Jokowi dinilai sangat mementingkan dialog dengan masyarakat ketika membuat sejumlah kebijakannya. Sementara Ahok sebaliknya, cenderung anti dialog dan memposisikan dirinya selaku “tuan” bagi masyarakat Jakarta.

Apakah dengan dibicarakannya arah dukungan secara terbuka akan mengganjal proses konsolidasi yang sedang dilakukan ? Roy Maningkas menjelaskan, bahwa proses ini justru akan baik dan membawa kesepahaman semua organ relawan pendukung Jokowi.

“Dengan membicarakan arah dukungan secara terbuka justru lebih baik, terutama menghindari kampanye kotor, karena semuanya berteman. Jika ada kampanye hitam pasti bukan dari kami,” kata Roy kepada indeksberita.com.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait