Jumat, 9 Desember 22

Butet Kartaredjasa: Yang Terpenting adalah Memeristiwakan Pancasila dalam Tindakan

Jakarta – Seniman peran, penulis, dan komedian, Butet Kartaredjasa, menilai Pancasila telah terbukti menjadi perekat keberagaman Indonesia sebagai sebuah bangsa. Namun, hal terpenting dalam memaknai Pancasila adalah dengan memeristiwakannya dalam tindakan-tindakan.

“Pancasila dalam kedudukannya sebagai idiologi Negara mampu mempersatukan berbagai kalangan baik yang agamis, nasionalis, sosialis, serta kalangan lainnya dalam mimpi kolektif untuk mewujudkan sebuah Indonesia yang terbayangkan,” kata Butet kepada indeksberita.com, Rabu (1/6/2016).

Diakuinya, bahwa upaya untuk mewujudkan mimpi bersama itu bukan perkara mudah. Terutama, karena Pancasila terlebih dahulu harus menjadi idiologi yang bekerja (working ideology) dalam praktik keseharian berbangsa dan bernegara.

Selain itu, lanjutnya, dinamika dalam proses hubungan antar elemen bangsa, juga meniscayakan munculnya kecenderungan yang mengganggu peran Pancasila sebagaimana mestinya.

Tapi, proses itu dinilai Butet merupakan proses biasa dan tidak perlu dikhawatirkan. “Itu proses tawar menawar yang tidak akan berhenti. Itulah hakekat hidup, jadi dinamis,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai upaya yang harus dilakukan agar nilai-nilai Pancasila betul-betul menjadi jati diri seluruh bangsa Indonesia, Butet menepis pentingnya dilakukannya kembali kebijakan seperti yang pernah dilakukan rezim Orde Baru.

“Saya kira nggak perlu model indoktrinasi ala P4. Tapi menjadi mata pelajaran biasa aja di setiap jenjang pendidikan dari TK sampai dengan perguruan tinggi,” katanya.

“Dan yang terpenting adalah ketauladanan dari setiap orang, dengan memeristiwakan nilai Pancasila dalam tindakan,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait