Sabtu, 3 Desember 22

Bupati Siap Jamin 174 Mantan Gafatar

BOGOR – Bupati, Nurhayanti memastikan akan menjamin kehidupan 174 orang eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Bogor. Sebelum dikembalikan kepada masyarakat, Pemkab Bogor akan memberikan pembekalan ketrampilan.

“Pemerintah berkewajiban memberikan jaminan keamanan kepada warga mantan anggota Gafatar ini,” kata Bupati Bogor kepada indeksberita.com, Kamis (11/2/2016).

Saat ini, sebanyak 97 orang pengikut Gafatar telah ditempatkan di Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Citeureup dan 77 lainnya masih berada di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Dan, nantinya 174 mantan anggota Gafatar tersebut akan ditempatkan di BKS Citereup dan BKS Loji Sindangbarang untuk dibina sebelum dikembalikan ke pihak keluarga.

“Penanganan mantan anggota Gafatar tidak hanya ditangani secara formalitas dan mengacu pada aturan yang kaku, tetapi juga harus melalui pendekatan secara personal,” lanjut Nurhayanti.
Guna menepati janjinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama Forkompimda, MUI, dan camat.

“Rakortas ini membahas terkait persoalan Gafatar yang menjadi permasalahan di masyarakat. Pembinaan akan dilakukan. Pertama kami bina mengenai keagamaannya melalui Kementerian Agama dan MUI. Kedua, pembinaan terkait wawasan kebangsaan melalui tim dinas terkait yang sudah kita susun,” tutur Bupati Bogor.

Sejauh ini, tim khusus telah dibentuk Pemkab Bogor. Tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), serta Polres Bogor tersebut bertugas menjemput dan menangani mantan anggota Gafatar asal Kabupaten Bogor.

“Kita akan memberikan penanganan untuk mantan anggota Gafatar yang berlatarbelakang PNS, guru, dokter ataupun pekerjaan lainnya. Yang utama, mereka dapat kembali dulu ke keluarga setelah masa karantina (pembinaan),” tutupnya. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait