Jumat, 9 Desember 22

Bos PDAM Belum Dipecat, Ratusan Karyawan Demo Lagi

Kasus PDAM Kota Bogor

BOGOR – Belum tegasnya Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto memutuskan pemecatan Dirut PDAM Tirta Pakuan, Untung Kurniadi, membuat ratusan karyawan kembali menggelar unjuk rasa di DPRD Kota Bogor, Selasa (23/2/2016). Mereka pun mengaku tidak puas dan mengira ada sandiwara karena Bima Arya hanya membuat kebijakan menonaktifkan sementara selama satu bulan bos PDAM tersebut.

Koordinator aksi, Abdul Rozak mengatakan, demo kali ini merupakan hari keempat pegawai BUMD Kota Bogor tersebut. Namun, janji Walikota Bogor yang sebelumnya mengatakan akan segera memutuskan mendepak Dirut PDAM Tirta Pakuan, masih juga belum terealisasi.

“Kami ini sudah meraung-raung, kalian masih belum mendengar juga. Ada apa dengan Walikota Bogor? Apa tidak berani mengambil keputusan memecat Untung Kurniadi?,” kata Abdul Rozak, saat melakukan orasi diatas mobil bak terbuka yang membawa perlengkapan pengeras suara.

Kedatangan karyawan PDAM Tirta Pakuan tersebut untuk mengadu ke DPRD Kota Bogor. Namun, sayangnya saat para pendemo datang, tak terlihat para wakil rakyat tersebut. Gedung dewan terlihat kosong dan hanya beberapa anggota dewan yang terlihat.

“Kami ini bukan orang tidak mengerti, sistem seperti apa yang tidak kami mengerti ? Segala minta waktu, rekomendasi, ada apa ini sebenarnya,” teriak Rozak di depan pintu masuk Gedung DPRD Kota Bogor.

Sebelumnya, saat diwawancara indeksberita.com, Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor, Mardinus mengatakan, terkait tuntutan pendemo ratusan pegawai PDAM Tirta Pakuan, pihaknya belum melakukan pembahasan. Dalihnya, belum dilakukan pembicaraan di internal komisi.

“Kalau soal tuntutan pemecatan Dirut PDAM Tirta Pakuan, itu bukan kewenangan kami sebagai dewan. Itu ranahnya Walikota Bogor,” ujar Mardinus.

Terpisah, diperoleh kabar Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, juga belum bisa memberi keputusan terhadap nasib orang nomor satu di PDAM Tirta Pakuan tersebut. Meski begitu, Bima mengakui ada temuan penyimpangan yang dilakukan Untung Kurniadi sebagai Dirut PDAM.

“Ada penyimpangan. Ada hal tak berjalan semestinya. Tapi saya belum bisa sampaikan sekarang, karena ada hal yang harus didalami lagi. Nantilah, sekalian saja disampaikanya. Kalau sekarang masih ada yang didalami dulu,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Bima sudah meminta tim Inspektorat untuk memperkuat rekomendasi tersebut, kendati sudah ada rekomendasi dari Badan Pengawas PDAM. Tapi, hingga saat ini Walikota Bogor belum menyampaikan hasilnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait