Senin, 27 Juni 22

Bima Semprot Manajer Pemukiman Mewah Milik ARB

BOGOR – Buntut adanya Tempat Hiburan Malam (THM) yang nekat beroperasi dilingkungan Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto akhirnya memanggil pihak pengelola pemukiman kawasan elist tersebut.

Dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Herry Karnadi dan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Operasi (Dalops) Agustiansyah di ruang rapat I, Balaikota Bogor, Bima Arya memberikan teguran keras kepada perwakilan manajemen milik grup Aburizal Bakrie.

“Kalau kita biarkan, kawasan BNR akan jadi sumber kemaksiatan. Oleh karena itu saya tegur BNR, dan memang mereka sudah sadar juga jika kawasan itu harus ditertibkan,” tukas Bima, baru-baru ini.

Kekesalan Bima Arya cukup berlasan. Pasalnya, izin gangguan (HO) pihak manajemen BNR dinilai sudah habis sejak tahun 2013 silam. Teguran juga disampaikan karena walikota menginginkan agar kawasan terpadu di selatan Kota Bogor itu lebih tertib dan teratur.

“Karena ternyata HO-nya sudah kadaluarsa dan izin secara keseluruhan kawasan diurus lagi,” ujarnya.
Bima juga minta tidak ada lagi peredaran minuman keras di seputar kawasan BNR. Selain itu, pihaknya juga meminta agar manajemen BNR membangun posko terpadu yang nantinya bisa digunakan oleh Satpol PP dan pihak kepolisian untuk melakukan patroli bersama di kawasan itu.

“Tidak buka setelah jam 12 malam dan minta diberi penerangan yang cukup di sejumlah titik lokasi seputar kawasan BNR,” tandas Bima.

Sebagaimana pernah diwartakan sebelumnya, di kawasan pemukiman mewah tersebut, belum lama ini Walikota Bogor dan Satpol PP menutup dua THM yakni Cafe 31 dan D Sniper yang kerap menjual menuman beralkohol. Namun, hanya selang satu hari disegel, THM D Sniper yang tidak mengantongi izin kembali buka. Kabar berkembang, disinyalir kedua THM tersebut milik mantan petinggi Polisi Militer dan kepolisian. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait