Kamis, 21 September 23

Berbagi Raket Juara, Gerakan Mencetak Juara Bulutangkis Masa Depan

Indonesia menggurat sejarah olah raga Bulutangkis nan istimewa di tingkat dunia. Dari tiap generasi senantiasa muncul juara-juara dan bakat-bakat hebat yang mengharumkan nama bangsa dan Negara di berbagai ajang kejuaraan dan turnamen di berbagai Negara. Kepada mereka, bangsa Indonesia harus berterima kasih.

Maka, untuk menjaga kesinambungan prestasi hebat Bulutangkis Indonesia di masa mendatang, Sabtu (1/10) lalu, bertempat di GOR Pertamina, Jakarta, digelar sebuah acara bertajuk “BRI Berbagi Raket Juara, Road to Next Champion”.

Program yang dicetuskan oleh komunitas Anak Bangsa Juara dan didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini merupakan sebuah inisiatif untuk mendukung perkembangan Bulutangkis yang merupakan cabang olahraga berprestasi di Indonesia.

Inisiator Anak Bangsa Juara, Michael Umbas mengatakan bahwa gerakan ini merupakan awal untuk mewujudkan Indonesia berprestasi. Program ini tidak akan berhenti sampai di sini.

“Anak Bangsa Juara akan terus berkomitmen dalam mendukung PBSI dalam mewujudkan bangsa yang berprestasi khususnya di bulutangkis, karena Bulutangkis sudah terbukti sebagai olahraga yang paling berprestasi dan membudaya di Tanah Air,” ujar Umbas.

Sesuai dengan tajuknya, acara yang dipandu MC Indra Bekti ini berisi program pemberian raket kepada anak-anak usia sekolah dasar untuk membangun rasa kecintaan terhadap Bulutangkis.

Pembagian raket secara simbolis dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.

“Anak Bangsa Juara mencetuskan program ini dengan harapan mampu melahirkan generasi juara penerus para legenda yang sudah mampu mengharumkan Indonesia di kancah dunia,” kata Umbas.

Para legenda Bulutangkis turut hadir dalam acara tersebut: Liem Swie King, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Rexy Mainaky, dan Candra Wijaya.

Dalam kesempatan ini, Imam yang didampingi oleh Michael Umbas selaku penggagas kegiatan serta Direktur Konsumer BRI, Sis Apik Wijayanto juga meluncurkan “Gerakan Nasional Indonesia Next Champion”.

“Kami ingin mewujudkan Bulutangkis sebagai merk nasional, tetapi pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karenanya kami akan memberi porsi besar kepada BUMN untuk masuk ke industri olah raga,” kata Menpora Imam Nahrawi dalam sambutannya.

Menurut Imam, Pemerintah mempercayakan Bulutangkis kepada PBSI, BUMN dan swasta serta pihak-pihak lain yang peduli seperi komunitas Anak Bangsa Juara yang menyelenggarakan acara ini.

Usai penyerahan raket, para mantan pebulutangkis terbaik Indonesia tersebut berbagi tips dan trik bermain Bulutangkis. Siswa-siswi sekolah juga mendapat kesempatan langka yaitu bermain Bulutangkis melawan kelima legenda bulutangkis tersebut.

“Untuk menjadi seorang juara, kita harus punya kemauan lebih dari para pesaing kita. Saya sebelum jadi juara Olimpiade, butuh proses latihan selama 10 tahun. Latihan itu tidak seperti masak mie, kasih air panas lalu didiamkan lima menit terus jadi. Semuanya butuh proses, nikmatilah prosesnya,” kata Rexy yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait