Kamis, 1 Desember 22

Banjir Kiriman Sampai Jakarta, Katulampa Siaga 3

BOGOR – Status siaga 1, Bendung Katulampa, Bogor sejak Senin (7/3/2016) petang, tak hanya mengancam Jakarta. Puluhan rumah warga di sekitar Kedungbadak dan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor  semalam terencam air. Di perumahan Graha Indah, air sudah mulai naik pada pukul 22.00 WIB dan menggenangi Perumahan Graha Bogor Indah hingga ketinggian setengah meter.
“Kami sangat terkejut. Soalnya di Bogor tidak ada hujan, tiba air naik menggenangi beberapa rumah. Banyak rumah warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung yang rumahnya tergenang air walaupun tidak tinggi,” ujar Ichwan (35) saat diwawancarai indeksberita.com, semalam.
Pantauan media online ini, pada waktu yang sama, pukul 23.00 tadi malam, ketinggian air sungai Ciliwung nyaris sampai ke permukaan jembatan Situ Duit, Jambu Dua. Beberapa warga yang bertempat tinggal di tepi sungai sudah mulai berkemas melindungi barang-barangnya menghindari terjadinya banjir.
Dikonfirmasi terpisah, Selasa (8/3/2016) pagi, Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman menuturkan, kenaikan air permukaan Bendung Katulampa sejak semalam terjadi cukup cepat. Ketinggian debit air di Bendung Katulampa Bogor tadi malam terjadi akibat hujan deras yang terjadi di kawasan hulu, atau Puncak Bogor.
“Kawasan Puncak diguyur hujan deras sejak petang. Sekitar pukul 19.00 WIB, ketinggian masih normal di angka 30 sentimeter, tapi sekitar pukul 22.00 WIB (red. Senin petang, 7/3/2016), ketinggian air mendadak mencapai 240 sentimeter,” ucap Andi.
Pagi ini, sambungnya, tinggi muka air di Bendung Katulampa sudah turun dilevel 90 centimeter, setelah diperoleh informasi empat kawasan di Jakarta Timur di Kampung Melayu, Cawang, Cilitan, dan Bidara Cina terlanda banjir.
”Sekarang sudah turun, tapi statusnya masih siaga 3,” tuntasnya. (eko)
- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait