Senin, 27 Juni 22

Anggota DPD Meninggal Dunia, Diduga Akibat Insiden di Rumah Sakit

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota DPD RI Sulistiyo di RS Mintoharjo, Pejompongan Benhil, Jakarta, (14/3).

“Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pak Sulistyo. Beliau orang baik dan saya kenal dekat dengan beliau,” ucap Irman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Irman mengatakan, peristiwa itu merupakan kabar duka bagi DPD karena almarhum sebagai Ketua PGRI mempererat hubungan DPD-PGRI.

Menurutnya, dengan menjadi Ketum PGRI selama dua periode almarhum adalah sosok yang dicintai guru-guru. Dan Bangsa Indonesia kehilangan sosok almarhum.

“Saya pernah diundang almarhum berpidato di depan ribuan guru saat ulang tahun PGRI,” katanya.

Irman menceritakan dirinya terakhir berbincang dengan Sulistyo pada Kami (10/3) ketika menyusun konsinyering untuk penyandang disabilitas.

Menurut dia, dirinya mendapatkan kabar bahwa almarhum pada Minggu (13/3) sore merasa badannya kurang enak namun pada Senin (14/3) masih tetap menyusun konsinyering tersebut.

“Tadi ketika ishoma, beliau izin ingin terapi ke RSAL Mintohardjo, sampai saya mendengar kabar duka ini,” ujarnya.

Sebelumnya siaran pers bidang Pemberitaan dan Media Visual DPD memberitakan kabar duka menyelimuti DPDI, senator asal Jawa Tengah, Sulistiyo meninggal dunia dalam sebuah insiden di Rumah Sakit TNI AL mintoharjo, Jakarta, Senin (14/3).

Almarhum yang kala itu mengeluh kurang fit saat menjalani rapat, akhirnya memutuskan untuk melakukan terapi hiperbarik, terapi oksigen bertekanan tinggi di rumah sakit Mintoharjo di daerah Bendungan Hilir, jakarta.

Proses tersebut dilakukan di dalam ruangan khusus yang tertutup, namun terjadi percikan api yang mengakibatkan tabung oksigen meledak Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait