Selasa, 5 Juli 22

Aksi Bocah Yang Panjat Tiang Bendera Tuai Pujian Netizen

Aksi heroik seorang pelajar SMP yang panjat tiang bendera saat berlangsungnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI di Motaain, Seda Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/8/2018) ini mengundang decak kagum dan apresiasi dari para pengguna jejaring sosial.

Dalam video yang diunggah Ika Silalahi di akun Facebook pribadinya tersebut terlihat ketika semua peserta upacara bendera sudah tegang dan pasrah lantaran tali bendera terlepas dan tersangkut di ujung atas tiang bendera, seorang bocah yang belakangan diketahui bernama Yohanes Adekalla Gama Marchals yang akrab dipanggil Yohanes Belu, seorang pelajar Kelas VII SMP Negeri Silawan tersebut memberanikan diri memanjat tiang bendera setinggi belasan meter.

Ditengah-tengah tiang, aksi Yohanes sempat berhenti karena mendengar seruan dari pengeras suara yang memintanya untuk turun, namun bocah tersebut bukanya turun tapi malah terus memanjat hinga sampai kepuncak tiang serta berhasil melepas tali yang tersangkut dan langsung membawanya turun.

Tak ayal seluruh peserta Upacara bertepuk tangan memberi aplaus atas keberanian dari sang Bocah tersebut. Pesan moral dari Ika Silalahi dalam caption video yang diunggah ya tersebut menambah dramatisnya peristiwa tersebut dan sontak mampu menggugah semangat para Netizen.

Dalam postinganya, Ika berpesan agar jangan sekali-kali meremehkan karunia yang telah Tuhan berikan. Bocah tersebut menurut Ika adalah salah satu bukti bahwa sekecil apapun keadaan seseorang, pada saat tertentu hal itu sangat berguna.

“Jangan pernah anggap dirimu kecil dan tidak berguna. Anak kecil dari Atambua ini memanjat tiang bendera untuk mengambil bagian tali yang terlepas saat bendera dibentangkan. Apapun yang terjadi Merah Putih harus tetap berkibar!!
Dirgahayu negeriku,” tulis Ika.

Hampir semua Komentar dari Netizen dalam unggahan Ika tersebut melayangkan kekaguman serta puja puji. Seperti akun Magdalena Simbolon yang menganggap bocah tersebut bermental baja.

“Salut buatmu nak, benar benar pahlawan yg bermental baja, Hebat..jayalah Indonesia, Merdeka,” tulis Magdalena.

Sementara pengguna akun Sevry Naldi Purba menyebut bocah tersebut sebagai pahlawan. Menurut Naldi, tanpa alat pengaman, bocah itu rela membahayakan dirinya hanya agar Sang Saka Merah Putih tetap berkibar.

“Rela mengorbankan jiwa demi merah putih. Salud, berani naik tanpa bantuan alat pengaman. Ini¬†baru jiwa pahlawan,” tulis Naldi

Para Netizen terus memberikan respon atas video unggahan Ika Silalahi tersebut dan terpantau sudah mendapat like sebanyak 43,6 ribu dan sebanyak 279,946 pengguana Facebook yang membagikanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait