Sabtu, 24 Februari 24

40 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Kantor Berita Afghan Voice di Kabul

Sedikitnya 40 orang dikabarkan tewas dan puluhan orang luka-luka parah akibat teror Bom bunuh diri di kantor berita Afghan Voice dan sebuah pusat kebudayaan yang berada di Kabul, Afganistan pada Kamis (28/12/2017).

Dilansir dari Reuters, wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Nasrat Rahimi mengatakan bahwa sebagian besar korban ledakan adalah pelajar.

“Insiden terjadi di pusat kebudayaan, serangan terjadi bertepatan dengan diskusi panel pagi hari. Sejumlah saksi mengatakan kebanyakan korban adalah pelajar,” ujar Nasrat.

Sayed Abbas Hussaini, salah seorang wartawan di kantor berita tersebut mengatakan, kemungkinan ada lebih dari satu ledakan yang menyusul ledakan awal di pintu masuk ke kantornya.

“Di sini (kantor berita Afghan Voice) satu wartawan tewas dan seorang lainnya menderita luka,” ungkapnya.

Sejumlah foto yang dikirim saksi menunjukkan kerusakan serius di lokasi dan sejumlah korban tewas atau luka-luka tergeletak. Lokasi serangan tersebut berada di area padat penganut Syiah di bagian barat Kabul.

Menurut sebuah laporan Wartawan Tanpa Batas, Afghanistan adalah salah satu negara paling bahaya di dunia untuk pekerja media. Dua wartawan dan lima asisten media tercatat tewas saat menjalankan tugas di tahun ini, sebelum serangan tersebut.

Sebelumnya, pada Senin (25/12/2017) bertepatan dengan Natal, Seorang pelaku bom bunuh diri meledakan diri di depan kantor intelijen Afghanistan di Kabul. Setidaknya lima orang dinyataka tewas dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.

ISIS, lewat media propagandanya, Amaq, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Berita Afghan Voice, hingga berita ini diturunkan,belum ada pihak yang mengklaim sebagai pelaku serangan.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait