Senin, 27 Juni 22

3 Fenomena Langka Akan Terjadi Dalam Gerhana Bulan 31 Januari 2018

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merilis akan terjadinya tiga fenomana langka yang akan terjadi pada Gerhana Bulan pada 31 Januari 2018 mendatang.

“Pada 31 Januari malam nanti akan terjadi gerhana bulan langka yang bisa diamati dari Indonesia. Gerhana bulan ini langka karena terakhir kali terjadi sekitar 152 tahun lalu,” demikian salah satu kutipan dari rilis yang dikeluarkan LAPAN.

LAPAN juga mengungkapkan bahwa fenomena langka tersebut hanya terjadi selama 152 tahun dalam sekali. Menurut LAPAN ,gerhana bulan total pada 31 Januari nanti disebut istimewa karena menggabungkan tiga fenomena alam sekaligus, yang oleh Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, disebut super-blue-blood-moon.

Disebut Supermoon, karena bulan masih berada di titik terdekatnya dengan bumi. Akibatnya bulan akan terlihat lebih besar dan bercahaya dari sebelum-sebelumnya karena bulan hanya akan terpaut jarak 358.994 kilometer dari bumi, lebih dekat dari jarak rata-ratanya, yaitu 384.400 kilometer.

Gerhana Bulan 31 Januari nantinjuga disebut blue moon, karena ini merupakan bulan purnama kedua pada Januari. Bulan purnama pada bulan ini juga terjadi pada 1 Januari malam.

Sedangkan disebut blood moon karena saat gerhana total bulan tampak merah darah, karena cahayanya ditapis sedemikian rupa oleh atmosfer Bumi.

LAPAN juga memaparkan bahwa proses gerhana pada 31 Januari malam mendatang akan dimulai pukul 18:48 WIB dan puncaknya gerhana bulan total pada pukul 19.52 – 21:08 WIB. Momen langka Gerhana bulan itu akan berahir pada sekitar pukul 22.11 WIB.

Gerhana bulan pertama tahun 2018 ini termasuk fenomena langka yang patut ditunggu karena hanya terjadi ratusan tahun silam. Peristiwa gerhana total yang berbarengan dengan super blue moon ini terjadi pada 31 Maret 1866.

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait