Minggu, 25 September 22

2 Napi Buron Berhasil Ditangkap Polisi

BOGOR- Sehari setelah lari dari Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) kelas II A  Paledang, dua dari tujuh narapidana (napi) berhasil disergap petugas Polsek Citereup, Senin (14/3/2016), pukul 09.00 WIB.

Kedua napi yakni Andre Andriansyah (21), terpidana kasus penganiayaan, dan Ramli (31), terpidana kasus pencurian, berhasil ditangkap saat akan mengontrak rumah di Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Mereka dicokok petugas setelah didapat informasi salah satu napi bernama Ramli bin Mansyur, warga Desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor bersama rekannya, Minggu siang berniat mengontrak rumah milik H Ishak, di kampung kaum Desa Karang Asem Barat.

“Dari informasi kemudian didalami oleh anggota yang langsung langsung mengendap di dekat kamar yang akan dikontrak oleh kedua tersangka itu,” ujar Kapolsek Citereup, Kompol Muhammad Chaniago kepada indeksberita.com.

Selanjutnya, masih kata Kapolsek Citeureup, Senin, 14 Maret 2016 sekitar jam 09.00, didapat informasi dari warga kedua orang tak dikenal tersebut tengah berada disalah satu warung kopi, Jalan Atom RT 01/01 Desa Karang Asem Timur, Citeureup.

“Dua orang yang mencurigakan tersebut diduga napi yang kabur dari lapas. Lalu, dilakukan pengecekan dan terkonfirmasi bahwa dua orang tersebut adalah benar napi yang kabur dari lapas dan langsung dilakukan penangkapan,”sambung Chaniago.

Singkatnya, petugas langsung melakukan penangkapan. Kedua tersangka napi tersebut kini telah diamankan di Mako Polsek Citereup, dan akan disersahkan ke Kalapas, Paledang Bogor.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, tujuh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A, Kota Bogor melarikan diri dengan cara menggergaji sel tahanan dan memanjat tembok lapas sekira pukul 03:50 WIB Minggu kemarin.

Kini, tinggal lima napi yang masih diburu polisi. Mereka yang saat ini belum diketahui keberadaannya itu yakni AM (37) terkait kasus pembunuhan, IS (27), SA (23), AM (34) kasus narkoba dan CS (36) kasus pencurian disertai pemberatan. (eko)

- Advertisement -
Berita Terbaru
Berita Terkait